Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemberian MPASI Lengkap dan Seimbang Penting untuk Pertumbuhan Fisik dan Kecerdasan

📅 Senin, 01 Jan 2024, 14:58 WIB | Oleh:
Pemberian MPASI Lengkap dan Seimbang Penting untuk Pertumbuhan Fisik dan Kecerdasan Doc: istimewa
Ket. Ilustrasi - Pemahaman akan MPASI bergizi makro dan mikro sangatlah penting bagi para orang tua.

JAKARTA - Pemenuhan kebutuhan gizi selama periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) terutama selama masa pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Memasuki usia 6 bulan, bayi membutuhkan gizi yang lebih kompleks.

Pada masa tersebut anak yang mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI), yang kurang dalam kuantitas dan kualitas dapat menyebabkan anak gagal tumbuh. Jika hal ini berlangsung dalam waktu lama akan menjadi pemicu malnutrisi seperti anemia, stunting, dan wasting.

Dokter Spesialis Anak dr. Caessar Pronocitro, Sp.A, M.Sc, menjelaskan bahwa zat besi adalah salah satu elemen kunci untuk pencegahan anemia, wasting, dan stunting. Pemahaman akan MPASI bergizi makro dan mikro sangatlah penting bagi orang tua, karena pemberian MPASI lengkap dan seimbang dapat berdampak signi?kan pada pertumbuhan ?sik, kecerdasan, dan produktivitas anak kedepannya.

"Bahkan perkembangan otak manusia 80 persen terjadi di masa 1.000 HPK, dan 20 persen sisanya terjadi hingga dewasa,"ujar dia dalam acara #LiterasiGiziMPASI yang diadakan Promina, Kamis (14/12),

Sebagai gambaran, untuk memenuhi 10,7 mg zat besi diperlukan 126 gram hati ayam (4 buah ukuran sedang), 350 gram bayam, 765 gram daging ayam, jumlah ini sangat besar jika dibandingkan dengan kapasitas lambung bayi yang terbatas.

"MPASI forti?kasi bisa menjadi solusi alternatif karena memiliki gizi lengkap, terukur dan tinggi zat besi, serta telah terbukti bermanfaat bagi perkembangan otak dan pertumbuhan bayi, dan dapat mencegah anemia, stunting, dan wasting. Selain itu, rasa dan tekstur MPASI forti?kasi mudah diterima oleh lidah bayi," tambah dr. Caessar.

Pada kesempatan tersebut Chef Devina Hermawan berbagi menu kreasi MPASI sehat anti gagal menggunakan Promina. Produk ini dinilai memiliki cita rasa alami, enak, dan variasi rasanya juga banyak sehingga mudah dipadukan dengan pangan lokal.

"Jadi Ibu tidak perlu khawatir menggunakan Promina karena kandungan vitamin dan mineral yang sudah disesuaikan kebutuhan bayi kita, sehingga kita terbantu dalam memonitor pemenuhan gizi bayi sehari-hari. Selain itu, melalui kreasi menu ini kita dapat membantu anak mengenal aneka rasa dan tekstur sejak dini," ujar Devina.

Pada demo yang dilakukan ia membuat bubur saripati daging untuk bayi 6 bulan yang memadukan Promina Bubur Bayi Tim Sapi Wortel dengan daging sapi dan labu madu. Menu lainnya adalah creamy salmon risotto untuk bayi 8 bulan keatas menggunakan Promina Homemade Salmon Kentang Wortel dipadukan dengan salmon, keju, wortel, dan tomat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.