Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertama di Dunia, Ilmuwan Jepang Ciptakan Gambaran Mental dengan Teknologi AI

📅 Kamis, 21 Des 2023, 15:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertama di Dunia, Ilmuwan Jepang Ciptakan Gambaran Mental dengan Teknologi AI Doc: Kyodo/National Institutes for Quantum Science and
Ket. Gambar macan tutul yang diberikan kepada subjek penelitian (kiri) dan gambar yang direkonstruksi oleh kecerdasan buatan generatif menggunakan aktivitas otak.

TOKYO - Ilmuwan Jepang mengatakan telah berhasil menciptakan gambaran mental objek dan lanskap dari aktivitas otak manusia yang pertama di dunia dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Dilaporkan Kyodo, tim ilmuwan dari Institut Nasional untuk Sains dan Teknologi Quantum dan Universitas Osaka mampu menghasilkan gambar kasar macan tutul, dengan mulut, telinga, dan pola bintik yang dapat dikenali, serta objek seperti pesawat terbang dengan lampu merah di sayapnya.

Teknologi yang diberi nama "brain decoding" ini memungkinkan visualisasi konten persepsi berdasarkan aktivitas otak dan dapat diterapkan pada bidang medis dan kesejahteraan.

Temuan ini dipublikasikan secara online baru-baru ini di jurnal ilmiah internasional Neural Networks.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa gambar yang dilihat oleh peserta manusia dapat direkonstruksi dari aktivitas otak yang diukur menggunakan pencitraan resonansi magnetik fungsional, atau fMRI, meskipun gambar tersebut terbatas pada domain tertentu seperti huruf alfabet.

Berdasarkan metode sebelumnya, tim mengembangkan teknologi yang mengukur aktivitas otak dan memungkinkan AI generatif membuat gambar yang dikombinasikan dengan teknik prediktif untuk membuat ulang objek kompleks.

Selama penelitian, peserta diperlihatkan 1.200 gambar objek dan lanskap, hubungan antara sinyal otak mereka dan gambar tersebut dianalisis dan diukur menggunakan fMRI.Gambar yang sama dimasukkan ke dalam AI generatif untuk mempelajari korespondensinya dengan aktivitas otak.

Teknologi ini dapat digunakan dalam pengembangan perangkat komunikasi dan untuk mendapatkan pemahaman tentang mekanisme halusinasi dan mimpi di otak, menurut artikel tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.