Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPIP Sebut Megawati ke Vatikan Bagian dari Diplomasi Pancasila

📅 Kamis, 21 Des 2023, 00:00 WIB | Oleh:
BPIP Sebut Megawati ke Vatikan Bagian dari Diplomasi Pancasila Doc: ANTARA /Monang Sinaga
Ket. Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri pada Senin (18/12) memberikan bingkisan berupa kain batik kepada Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia Paus Fransiskus usai menggelar audensi di Istana Apostolik, Vatikan.

JAKARTA - Kunjungan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, ke Vatikan dan bertemu dengan Paus Fransiskus adalah bagian dari diplomasi Pancasila. Kunjungan ini bagian dari komitmen Indonesia mempromosikan dan mendorong aktualisasi nilai-nilai Pancasila untuk mencapai keharmonisan melalui dialog lintas iman dan antarbudaya.

Demikian dikatakan Direktur Pengkajian Materi Pembinaan Ideologi Pancasila Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Aris Heru Utomo, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (20/12).

"Sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP, kunjungan (Megawati) tersebut dapat pula dimaknai sebagai upaya diplomasi Pancasila, mengenalkan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila yang mengandung nilai-nilai universal secara lebih luas di forum internasional," ucap Aris.

Seperti dikutip dari Antara, perwujudan komitmen Indonesia dalam diplomasi Pancasila telah dilakukan sejak lama. Pemerintah Indonesia juga telah membawa dialog lintas iman dan antarbudaya ke semua tingkatan serta menjadikannya sebagai salah satu fitur utama kebijakan luar negeri.

"Sejak awal tahun 2000-an, ketika Megawati menjabat sebagai Presiden ke-5 RI di tahun 2001-2004, diplomasi mengelola keragaman dan mempromosikan toleransi telah dilakukan pemerintah Indonesia," jelasnya.

Bersikap Moderat

Aris mencontohkan saat peristiwa 11 September 2001 di Amerika Serikat, yang melahirkan pandangan tidak bersahabat dari Barat terhadap negara Muslim, Indonesia justru dipandang sebagai negara yang dapat diterima karena bersikap moderat.

Pandangan positif tersebut, sambung dia, merupakan modal dasar bagi Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Agama untuk menyelenggarakan dialog lintas iman dan antarbudaya sejak tahun 2004.

"Indonesia membawa agenda ini secara internasional dalam rangka kerja sama bilateral regional dan global. Saat ini, inisiatif diplomasi Indonesia tersebut terus berjalan setiap tahunnya," kata Aris.

Diketahui, Megawati berkunjung ke Vatikan dan melakukan audiensi dengan Kepala Negara Vatikan dan pemimpin tertinggi Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus, di Istana Kepausan, Vatikan, Roma, Italia, Senin pagi (18/12), waktu setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Megawati hadir dalam kapasitasnya sebagai salah satu anggota dewan juri Zayed Award for Human Fraternity 2024. Ia didampingi oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,Yasona Laoly.

Zayed Award for Human Fraternity sendiri merupakan penghargaan yang diberikan sejak tahun 2019, menyusul ditandatanganinya dokumen persaudaraan kemanusiaan oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar, Ahmad Al-Tayeb.

Megawati bersama sejumlah tokoh dunia kembali menggelar rapat dalam penjurian Zayed Award untuk Persaudaraan Manusia. Rapat Zayed Award for Human Fraternity 2024 tersebut kembali di gelar di Hotel de Russie, Roma, Italia, Selasa pagi waktu setempat.

"Itulah kerja kami selama beberapa hari ini dan sampai tadi sudah selesai, dan karena sudah begitu peraturannya, maka kami tidak diperkenankan untuk mengatakan siapa yang sudah ternominasi, karena tentu yang berhak untuk itu Sri Paus dan Imam Besar Al Azhar," kata Megawati saat memberikan pernyataan pers.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.