Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Emir Sheikh Nawaf Wafat

📅 Senin, 18 Des 2023, 13:56 WIB | Oleh:
Emir Sheikh Nawaf Wafat Doc: AFP/YASSER AL-ZAYYAT
Ket. Emir Kuwait, Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Sabah

KUWAIT - ????Emir Kuwait Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Sabah, 86 tahun, wafat pada Sabtu (16/12), menurut pengumuman istana, hanya tiga tahun setelah mengambil alih kekuasaan di negara Teluk produsen minyak yang merupakan sekutu Amerika serikat (AS).

Penyebab kematian tidak disebutkan. Emir dirawat di rumah sakit akhir bulan lalu akibat masalah kesehatan darurat namun berada dalam kondisi stabil, menurut laporan kantor berita negara.

Putra mahkota Sheikh Meshal al-Ahmad al-Sabah, 83 tahun, ditunjuk sebagai pengganti. Ia merupakan pemimpin de facto Kuwait sejak 2021, ketika kondisi kesehatan emir menyebabkannya melimpahkan sebagian besar tugas.

Kuwait mengumumkan 40 hari berkabung dan tiga hari libur bagi badan pemerintah. Para pemimpin dunia menyampaikan penghormatan kepada Sheikh Nawaf dan menyampaikan belasungkawa kepada penggantinya, Sheikh Meshal, keluarga Al Sabah dan rakyat Kuwait.

Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, menyatakan dalam sebuah pernyataan yang diunggah di media sosial X bahwa ia sedih mendengar wafatnya Sheikh Nawaf, yang digambarkannya sebagai sahabat baik bagi Inggris dan akan dikenang dengan baik.

Presiden Emirat Sheikh Mohamed bin Zayed menulis di X bahwa Sheikh Nawaf adalah pemimpin bijaksana yang memainkan peran utama dalam memperkuat hubungan Kuwait-Uni Emirat Arab.

Sheikh Nawaf menjadi emir di September 2020 menyusul wafatnya saudaranya, Sheikh Sabah, yang telah memimpin selama lebih dari 10 tahun dan membentuk kebijakan luar negeri negara tersebut selama lebih dari 50 tahun.

Sheikh Nawaf dipandang oleh para diplomat sebagai pembangun konsensus meskipun pemerintahannya ditandai dengan perselisihan yang intens antara pemerintah dan parlemen terpilih, yang telah menghambat reformasi struktural penting di negara teluk kaya minyak tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, konsensus telah kembali disetujui oleh pemerintah dan parlemen.

Kuwait, pemilik cadangan minyak terbesar ketujuh dunia, berbatasan dengan Arab Saudi dan Irak, dan terbentang sepanjang Teluk mulai dari Iran.

Negara itu diinvasi dan diduduki oleh Irak pada 1990, memicu perang Teluk pertama beberapa bulan kemudian di 1991 ketika AS dan negara-negara lain mengalahkan Irak dan membebaskan Kuwait.

Sejak mengambil alih di 2020, Sheikh Nawaf mempertahankan kebijakan luar negeri yang menyeimbangkan hubungan dengan para negara tetangga, sementara di dalam negeri, delapan pemerintahan terbentuk di bawah pimpinannya.

Pewaris Kekuasaan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
PLN Sukses Amankan Pasokan ...
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.