Wow Diterjunkan Drone dan Kendaraan Lapis Baja, Prancis kerahkan 70.000 Polisi Amankan Demonstrasi Lanjutan
📅 Sabtu, 24 Okt 2026, 12:15 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoMOSKOW - Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez menyatakan sekitar 70.000 anggota kepolisian dan gendarmerie atau polisi militer akan dikerahkan untuk menjaga keamanan dalam aksi unjuk rasa lanjutan di Prancis, Sabtu.
"Besok, 70.000 anggota kepolisian dan gendarmerie akan dikerahkan," kata Nunez dalam konferensi pers, Jumat (23/10).
Pihak berwenang juga berencana melibatkan personel militer serta unit khusus elite dari kepolisian dan gendarmerie, tambah Nunez.
Puluhan ribu petugas polisi dan polisi militer itu tidak akan terlibat langsung dalam menjaga ketertiban di lokasi unjuk rasa, melainkan mereka akan bertugas menjaga gedung-gedung dan melaksanakan tugas lain untuk mendukung aparat penegak hukum.
Selain itu, helikopter, pesawat nirawak (drone), kendaraan lapis baja, dan meriam air akan dikerahkan, kata Nunez.
Sebaiknya Anda baca juga:
Aksi protes di Prancis dimulai sejak pertengahan September lalu, ketika para siswa sekolah menengah atas (SMA) dan mahasiswa turun ke jalan di pinggiran kota Paris untuk menuntut perbaikan sistem pendidikan dan kondisi sekolah.
Para siswa yang protes itu kemudian bergabung dengan kelompok masyarakat yang kecewa dengan kenaikan harga di negara tersebut. Akibatnya, aksi-aksi protes itu meluas ke wilayah-wilayah lain di seluruh negeri.
Aksi protes terbesar adalah saat demonstrasi nasional pada Sabtu pekan lalu (17/10).
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis, sekitar 550.000 orang ikut serta dalam aksi tersebut. Aparat keamanan Prancis menggunakan gas air mata, granat setrum, dan meriam air untuk menghadapi para demonstran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!