Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS-Inggris Desak Hong Kong Bebaskan Tokoh Media Jimmy Lai

📅 Senin, 18 Des 2023, 10:19 WIB | Oleh: Tim Penulis

Cameron melihat hubungan yang mendalam dengan Beijing ketika menjabat sebagai perdana menteri Inggris pada periode 2010-2016, dan menjamu pemimpin Tiongkok Xi Jinping dalam kunjungan kenegaraan pada 2015. Namun hubungan kedua negara memburuk secara dramatis setelah ia tak lagi menjabat sebagai perdana menteri.

Komentarnya kemungkinan besar tidak akan diterima dengan baik di Beijing, yang pekan lalu menuduh Inggris memiliki "niat jahat" kepada Hong Kong setelah Cameron bertemu dengan putra Lai, Sebastian di London pada hari Selasa.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning mendesak Inggris untuk "dengan sungguh-sungguh menghormati fakta dan supremasi hukum, serta berhenti mencampuri urusan internal Hong Kong dan Tiongkok."

Inggris adalah bekas kekuatan kolonial di Hong Kong, yang menyerahkan kendali kepadaTiongkok pada 1997.

"Saya mendesak pihak berwenang Tiongkok untuk mencabut Undang-Undang Keamanan Nasional dan mengakhiri penuntutan terhadap semua individu yang dituduh berdasarkan undang-undang tersebut."

Jika terbukti bersalah, Lai menghadapi hukuman penjara seumur hidup.

Tujuan undang-undang tersebut adalah untuk meredam perbedaan pendapat, dan anggota parlemen oposisi terkemuka serta aktivis demokrasi di kota semi-otonom tersebut telah melarikan diri ke luar negeri atau dipenjarakan dalam waktu tiga tahun sejak undang-undang tersebut disahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Satgas Yonif 511/DY Evakuas...
Ekonomi
Uni Emirat Arab Jajaki Pelu...

Menanti Sinyal The Fed, 4 Agustus 2026

58 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.