Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Direktur Mossad dan PM Qatar akan Melanjutkan Perundingan Pembebasan Sandera

📅 Minggu, 17 Des 2023, 10:51 WIB | Oleh:
Direktur Mossad dan PM Qatar akan Melanjutkan Perundingan Pembebasan Sandera Doc: Istimewa
Ket. Direktur Mossad Israel David Barnea berbicara di sebuah acara pada 10 September 2023.

TEL AVIV - Direktur Mossad, dinas Intelijen utama Israel, David Barnea, baru-baru ini disebut akan bertemu dengan Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani, untuk melanjutkan pembicaraan pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas di Gaza.


Dilansir oleh Axio, ini akan menjadi pertemuan pertama antara pejabat senior Israel dan Qatar sejak keruntuhan gencatan senjata selama tujuh hari yang menyebabkan perluasan operasi militer Israel ke Gaza selatan.

"Kembalinya Israel ke meja perundingan menunjukkan bahwa mereka siap untuk mencoba menjajaki kesepakatan penyanderaan baru. Kesepakatan sebelumnya gagal dua pekan lalu setelah Hamas menolak melepaskan sisa perempuan yang mereka sandera," ujar dua sumber yang mengetahui masalah tersebut.

"Hamas menyalahkan Israel atas keruntuhan tersebut dan mengatakan perempuan yang diusulkan Israel untuk dibebaskan adalah tentara IDF."

Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF), mengatakan, ketiganya mungkin berhasil melarikan diri atau ditinggalkan oleh Hamas selama pertempuran sengit di Gaza utara.

Tak lama setelah pernyataan IDF, beberapa anggota keluarga sandera yang masih ditahan oleh Hamas secara terbuka meminta pemerintah untuk menyampaikan rencana baru untuk mencapai kesepakatan baru guna menjamin pembebasan mereka sesegera mungkin.

Hamas masih menyandera lebih dari 130 orang. Lebih dari 100 orang dibebaskan sebagai bagian dari kesepakatan yang menghentikan pertempuran di Gaza selama tujuh hari.

Awal minggu, mediator Qatar dilaporkan Axios, menghubungi pejabat Israel akhir pekan lalu untuk mengetahui apakah ada minat untuk meluncurkan kembali pembicaraan tidak langsung dengan Hamas mengenai kesepakatan baru.

"Para mediator menanyakan kepada tim perunding Israel apakah Israel akan menyetujui kesepakatan yang memungkinkan pembebasan sandera perempuan yang tersisa dengan imbalan jeda pertempuran yang berlangsung lebih dari satu hari," ungkap sumber-sumber Israel.

Menurutnya, kesepakatan baru dapat mencakup "elemen kemanusiaan," seperti pembebasan pria lanjut usia dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan serius, atau pembebasan sandera yang terluka parah.

Akhir pekan lalu setelah usulan awal Qatar, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan anggota kabinet perang memutuskan untuk tidak mengizinkan pimpinan Mossad melakukan perjalanan ke Qatar.

Setelah mendapat reaksi keras terhadap keputusan tersebut, Netanyahu mengubah arah dan mengizinkan Barnea untuk terlibat dengan pihak Qatar.

"Israel menyatakan kesediaannya untuk membahas perjanjian baru yang mencakup pembebasan sisa perempuan yang mereka minta dalam perjanjian sebelumnya," kata sumber Israel.

"Pada hari Kamis, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan, bertemu dengan Barnea di Tel Aviv selama dua jam dan membahas upaya untuk melanjutkan pembicaraan mengenai pembebasan sandera," kata Mossad dalam sebuah pernyataan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.