Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upaya Pengemudi Tuk-tuk Perempuan di Kamboja Melawan Prasangka Gender

📅 Sabtu, 16 Des 2023, 02:05 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Pada hari pertama, saya tidak mendapat penumpang," kata Kim, mengenang bagaimana seorang perempuan pernah menolak untuk menaik tuk-tuk yang dikendarainya.

Karena merasa mencari penumpang di Phnom Penh sulit, Kim, 39 tahun, lalu pindah ke Siem Reap pada tahun 2015 untuk mengantar wisatawan. Awalnya sulit, kata Kim, menggambarkan bagaimana dia menangis di dalam tuk-tuknya ketika dia tidak mendapatkan uang.

"Mereka menganggap perempuan terlalu lemah untuk memegang kemudi dan perempuan tidak bisa bekerja seperti orang lain," kata Kim.

Namun ketekunannya membuahkan hasil danTuk-tuk Ladykini dipuji oleh wisatawan lokal dan asing yang mengunjungi tujuan wisata utama Kamboja itu. Pengunjung asal Norwegia, Stine Solheim dan seorang temannya misalnya, mengaku bahwa mereka merasa aman dengan Kim yang mengemudikan tuk-tuk yang mereka naiki dan mereka terkesan dengan upayanya untuk membela perempuan.

"Mereka sangat bersemangat dengan apa yang mereka lakukan dan mereka sangat menikmatinya serta merasa bangga," kata Solheim.

"Awalnya, sebagai perempuan, sulit menerima diri saya menjadi sopir tuk-tuk. Saya tidak pernah berpikir saya bisa melakukannya," kata Sieng Meng, 36 tahun.

Menurut Kim, salah satu penyebab masalah ini adalah kurangnya dukungan pemerintah. "Jika para pemimpin Kamboja datang dan menaiki tuk-tuk, hal itu akan membantu melawan prasangka," kata dia seraya berharap dirinya ingin melihat lebih banyak perempuan menempuh karier dan berencana membuka restoran tuk-tuk ketika anggota timnya pensiun. "Saya benar-benar ingin sukses menjadi sopir tuk-tuk," tandas dia.AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.