Tokoh Media Pro-demokrasi Jimmy Lai Akan Diadili di Hong Kong
📅 Sabtu, 16 Des 2023, 13:37 WIB | Oleh: Tim PenulisAmerika Serikat, Inggris, Uni Eropa, dan PBB telah menyatakan keprihatinannya mengenai kasus Lai. Beijing menganggapnya sebagai fitnah dan campur tangan.
Putra Lai, Sebastien, bulan lalu mengatakan kepada AFP bahwa kasus tersebut adalah "kesempatan bagi Hong Kong untuk menunjukkan apakah mereka benar-benar mematuhi aturan hukum".
Dunia "harus memperhatikan kasus ayah saya, kasus Hong Kong", katanya.
Penangkapan pemilik Apple Daily terjadi ketika kebebasan pers dan perbedaan pendapat politik terkikis dengan cepat di Hong Kong. Para analis mengatakan sidang tersebut akan menunjukkan apakah pengadilan Hong Kong dapat memutuskan secara independen dari Beijing.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagaimana hakim menarik garis batas antara konsep advokasi dan kolusi akan menjadi isu utama yang harus diperhatikan, menurut pakar hukum Universitas Georgetown, Eric Lai.
"Penting untuk mengamati bagaimana pengadilan akan mendefinisikan kegiatan advokasi biasa di luar negeri sebagai kejahatan," kata Lai kepada AFP.
Kasus ini "juga patut mendapat perhatian dalam hal peradilan yang adil dan proses hukum," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!