Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Dirjen Dikti Sebut Daya Saing Talenta Indonesia di Atas India

📅 Sabtu, 16 Des 2023, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Dirjen Dikti Sebut Daya Saing Talenta Indonesia di Atas India Doc: ANTARA/Luqman Hakim
Ket. Plt Dirjen Dikti Nizam memberikan sambutan dalam acara puncak Dies Natalis ke-65 UPN Veteran Yogyakarta di Auditorium UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (15/12/2023).

Yogyakarta - Keren, Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam menyebut daya saing talenta Indonesia saat ini sudah naik level di atas India.

"Dulu kita jauh di bawah India, sekarang kita sudah di atas India," kata Nizam di Auditorium Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Jumat.

Nizam menyebut pencapaian itu mengacu data Global Talent Competitiveness Index periode 2023 yang dirilis INSEAD (Institut Européen d'Administration des Affaires).

Berdasar data dari lembaga itu, kata Nizam, daya saing talenta Indonesia saat ini menempati peringkat 71 dunia, melompat signifikan dibandingkan lima tahun sebelumnya yang masih di urutan 86.

"Meningkat 14 peringkat. Itu tercepat di Asia dan tercepat kedua di dunia," kata dia dalam acara puncak Dies Natalis ke-65 UPN Veteran Yogyakarta itu.

Nizam menilai pencapaian itu salah satunya berkat program-program dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah diterapkan selama empat tahun terakhir.

Melalui program itu, para mahasiswa di perguruan tinggi disiapkan memiliki "soft skills" maupun "hard skills" yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sesuai perkembangan zaman.

Mahasiswa dituntut tidak sekadar mempelajari buku teks, tetapi harus menjadi solusi dengan kreativitas dan inovasi yang diasah melalui kegiatan magang atau lainnya.

"Langkah kita sudah berada pada arah yang tepat, ini harus kita jaga bersama-sama," kata dia.

Dunia industri atau pengguna lulusan perguruan tinggi, kata Nizam, menyebut MBKM sebagai cara terbaik untuk menyiapkan talenta unggul sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga tidak seperti membeli kucing dalam karung.

"Sebelum program kampus merdeka para pengguna lulusan hanya datang ke kampus ketika melakukan rekrutmen karyawan baru dengan hanya wawancara dua jam dan belum tahu betul seperti apa kompetensinya, seperti apa disiplin dan etos kerjanya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

35 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.