Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Habib Jafar hingga Seto Mulyadi Hadiri Haul ke-14 Gus Dur

📅 Sabtu, 16 Des 2023, 22:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Habib Jafar hingga Seto Mulyadi Hadiri Haul ke-14 Gus Dur Doc: ANTARA/Rio Feisal
Ket. Suasana Haul ke-14 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Rumah Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (16/12/2023).

Jakarta - Sejumlah tokoh dan seniman menghadiri peringatan Haul ke-14 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang diselenggarakan di Rumah CiganjurJakarta Selatan, Sabtu malam.

Sederet tokoh dan seniman yang terlihat hadir seperti mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab, pendakwah Habib Jafar Al-Hadar, seniman Butet Kartaredjasa, hingga Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi.

Begitu pula dengan tokoh lintas agama seperti Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Gomar Gultom, Tenaga Ahli Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo, hingga filsuf Karlima Supelli.

Mereka datang secara berangsur dan langsung disambut masyarakat yang telah memenuhi selasar untuk berswafoto.

Sementara masyarakat sendiri sudah memenuhi lokasi Haul sejak Sabtu sore. Bahkan hingga malam saat acara telah dimulai masyarakat semakin memadati lokasi.

Panitia juga menyiapkan sejumlah layar besar (Big Screen) agar massa tidak menumpuk di satu titik.

Ketua Panitia Haul ke-14 Gus Dur, Inaya Wulandari Wahid, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat yang telah menyempatkan waktu untuk hadir dan mendoakan Gus Dur.

Ia menyebut pengorbanan masyarakat yang datang tak hanya di wilayah Jabodetabek, tidak mampu dibayar oleh apapun. Inaya hanya mampu mengucapkan terima kasihnya.

"Terima kasih untuk yang telah jauh-jauh datang ke sini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada panitia. Kami tidak bisa mengiming-imingi untuk datang ke sini," katanya.

Sebelumnya, Inaya ingin agar peringatan wafatnya Presiden ke-4 Indonesia ini tak sebatas ritual keagamaan semata, tetapi menjadi peristiwa budaya.

"Haul Gus Dur ini bagian dari wujud kreativitas, budaya, dan gagasan yang dipikirkan oleh Gus Dur. Di mana tidak sekedar menjadi ritual keagamaan yaitu upacara peringatan kematian seseorang. Tetapi menjadi peristiwa budaya," kataInaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.