Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hampir 50 Juta Orang Menghadapi Kelaparan di Afrika Barat dan Tengah

📅 Kamis, 14 Des 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Hampir 50 Juta Orang Menghadapi Kelaparan di Afrika Barat dan Tengah Doc: ISTIMEWA
Ket. Lebih dari dua dari tiga rumah tangga di Afrika Barat dan Tengah tidak mampu mendapatkan makanan sehat.

DAKAR - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Selasa (12/12), mengatakan sebanyak 49,5 juta orang diperkirakan akan mengalami kelaparan di Afrika Barat dan Tengah pada tahun 2024 karena kombinasi konflik, perubahan iklim, dan tingginya harga pangan.

Menurut analisis ketahanan pangan regional baru yang dirilis oleh Program Pangan Dunia PBB atau UN World Food Programme (WFP) dan lembaga kemanusiaan lainnya, angka tersebut 4 persen lebih tinggi dibandingkan tahun 2023. Di negara-negara pesisir, jumlah orang yang menghadapi kelaparan akut diperkirakan akan mencapai 6,2 juta orang pada tahun 2024, naik 16 persen dari tahun 2023.

"Kelaparan akut masih mencapai rekor tertinggi di kawasan ini, namun pendanaan yang dibutuhkan untuk meresponsnya tidak dapat mengimbanginya," kata Margot Vandervelden, Penjabat Direktur Regional WFP untuk Afrika Barat.

"Pendanaan yang tidak mencukupi berarti masyarakat yang mengalami kelaparan sedang akan terpaksa melewatkan waktu makan dan mengonsumsi makanan yang kurang bergizi, menempatkan mereka pada risiko kembali ke tahap krisis atau darurat, sehingga melanggengkan siklus kelaparan dan kekurangan gizi," katanya.

Dikutip dari The Straits Times, dua dari tiga rumah tangga di Afrika Barat dan Tengah tidak mampu membeli makanan sehat. Biaya makanan bergizi harian di negara-negara Sahel tengah, Burkina Faso, Mali, dan Niger, 110 persen lebih tinggi dibandingkan upah minimum harian di wilayah tersebut.

Warga Mengungsi

Menurut angka PBB, negara-negara Sahel (kawasan pesisir) menghadapi pemberontakan yang telah menyebabkan sekitar empat juta orang mengungsi dari rumah dan pertanian mereka. Republik Demokratik Kongo juga mengalami banyak konflik yang telah menyebabkan hampir tujuh juta orang mengungsi.

Krisis Sahel telah mendorong masyarakat untuk mencari perlindungan di negara-negara pesisir tetangga seperti Pantai Gading, Togo, dan Ghana, yang sedang bergulat dengan krisis ekonomi terburuk dalam satu generasi.

"Hampir 80 persen orang yang saat ini berada dalam situasi sulit pangan berada di daerah yang terkena dampak konflik," kata penasihat penelitian senior WFP, Ollo Sib.

Ia memperingatkan tanpa intervensi, situasi di wilayah tertentu bisa semakin memburuk karena lebih dari 2,6 juta orang berisiko mengalami kelaparan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.