Pemberantasan Korupsi Tangerang Terbaik
📅 Rabu, 13 Des 2023, 04:00 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/HO-Pemkot
TANGERANG - Dengan capaian Monitoring Center for Prevention 88,56, maka Pemkot Tangerang tertinggi di antara seluruh kota Indonesia dalam koordinasi dan supervisi pemberantasan korupsi tahun sekarang.
"Pemerintah Kota Tangerang memperoleh penghargaan koordinasi dan supervisi pemberantasan korupsi tahun 2023 kategori pemkot terbaik di Indonesia," ujar Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Selasa (12/12).
Dia bersyukur, Kota Tangerang dianugerahi penghargaan sebagai "Pemkot Terbaik" dalam pencegahan korupsi dari KPK. Ini merupakan komitmen bersama untuk terus memberantas korupsi di Kota Tangerang," tandasnya.
Arief mengapresiasi KPK karena memberi penghargaan kepada Pemkot Tangerang dan jajaran yang telah berkomitmen memberantas korupsi. Komitmen tersebut, lanjutnya, terimplementasi melalui berbagai program serta pelayanan yang transparan dan akuntabel.
Segala bentuk pelayanan Kota Tangerang sudah berbasis elektronik dan digital. Ini termasuk dalam sistem kepegawaian dan pemerintahan yang sudah mengedepankan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Melalui Super Apps, Tangerang Live dan Tangerang Ayo, Pemkot terus berupaya memutus rantai dan celah-celah untuk korupsi dalam setiap pelayanan untuk masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut Wali Kota minta agar seluruh masyarakat, khususnya jajaran ASN untuk terus menumbuhkembangkan budaya dan sikap mental serta perilaku antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.
Dia berharap semoga capaian ini, masih dalam momentum Hari Antikorupsi Sedunia, senantiasa mendorong semua untuk semakin mengedepankan kejujuran, integritas, dan menerapkan budaya antikorupsi di Kota Tangerang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Serapan Aggaran
Sementara itu, Kabupaten Tangerang masih berkutat dengan Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023. Sebab hingga kini baru mencapai 77,95 persen atau senilai 6,4 triliun rupiah.
Kepala Bidang Akutansi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang, Ika, menyebutkan bahwa angka 77,95 persen adalah realisasi belanja daerah hingga akhir Desember. "Target serapan anggaran adalah sebesar 8,3 triliun rupiah," ungkap Ika.
Menurut Ika, realisasi anggaran belanja daerah Kabupaten Tangerang ditargetkan senilai 8,3 triliun. Ini sesuai dengan penetapan pemerintah daerah bersama DPRD. Angka belanja daerah sebesar 8,3 triliun terdiri atas realisasi anggaran belanja operasi sebesar 80,64 persen. Kalau dilihat per sektor, maka belanja modal baru mencapai 64,40 persen.
Kemudian, belanja tak terduga baru 75,07 persen, dan belanja transfer sebesar 94,67 persen. Menurut Ika, untuk mencapai target realisasi serapan anggaran, segera mengirim surat edaran ke semua organisasi perangkat daerah agar secepatnya mencairkan.
Ika juga menjelaskan, dari data rekapitulasi evaluasi Kabupaten Tangerang untuk saat ini masih ada pengerjaan yang tengah berjalan. Biasanya ini akan meningkat saat akhir tahun karena banyak pekerjaan yang rampung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!