Roket Telah Digunakan Secara Luas di Era Tiongkok Kuno
📅 Rabu, 06 Des 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoDengan banyaknya roket yang digerakkan oleh kekuatan tandingan yang dihasilkan dari bubuk mesiu yang digunakan dalam perang militer. Pada awal Dinasti Ming, Zhu Di (pangeran keempat Kaisar Ming pertama Taizu), yang bermaksud merebut kekuasaan negara, memimpin pasukannya untuk melawan orang-orang yang dipimpin oleh Kaisar Jianwen yang berkuasa dan diserang oleh segerombolan orang.
Panah api lebah, yang merupakan catatan paling awal tentang penerapan roket jet dalam peperangan, digunakan. Sejak saat itu, roket jet satu tahap semakin banyak digunakan setiap hari termasuk pada roketsingle-shotdanmulti-shot.
Hingga Dinasti Ming ketika Jenderal Qi Jiguang berperang melawan bajak laut Jepang di pantai tenggara Tiongkok, ia menemukan tiga jenis roket jet. Badan roket terbuat dari kayu keras, sedangkan mata panah logam terbuat dari pisau, tombak, atau pedang. Roketnya bisa menembus baju besi.
Roket-roket itu ditempatkan di rak kayu, dan dalam pertempuran, para prajurit memegang bagian belakang roket dan menyalakan sumbu untuk menembaki musuh. Perangkat ini dapat digunakan baik di darat maupun di perairan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih dari 2.000 roket dipasang di sepuluh kapal perang. Sebanyak 4.760 roket untuk mempersenjatai pasukan infanteri dan kavaleri. Jumlah yang begitu besar belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah militer Tiongkok dan dunia.
Ketika roket telah begitu berkembang di Tiongkok dan digunakan secara luas untuk senjata militer, negara-negara lain di dunia baru mengetahui senjata semacam ini sekitar 240 tahun kemudian. Saat ini Tiongkok bahkan telah lebih maju lagi dengan menciptakan roket multi-tembakan.
Sejumlah besar roket ditempatkan di dalam ember, yang memiliki dua lapisan untuk tujuan orientasi dan pengarahan. Sementara itu, semua sumbu dari setiap roket dibundel menjadi satu. Begitu tentara itu menyalakan sumbunya, semua tembakan dilakukan pada saat yang bersamaan, mencakup jarak yang cukup mencolok. Selain jenis ini, masih ada lusinan variasi lainnya, dengan 2 hingga 100 bidikan sekaligus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pasukan Jenderal Qi Jiguang juga memasang beberapa roket multi-tembakan di atas gerobak, yang dapat menembakkan ratusan atau bahkan ribuan anak panah sekaligus. Ketika pasukannya menjaga bagian timur Tembok Besar, Qi memiliki setidaknya 40 kereta yang dilengkapi dengan roket multi-tembakan. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!