Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Serukan ke Para Pemimpin Dunia untuk Atasi Perubahan Iklim

📅 Senin, 04 Des 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Paus Serukan ke Para Pemimpin Dunia untuk Atasi Perubahan Iklim Doc: AFP/Tiziana FABI
Ket. Pidato Paus Fransiskus dibacakan oleh pejabat tertinggi kedua Vatikan, S ekretaris Negara Kardinal Pietro Parolin, pada KTT Iklim, di Dubai, Sabtu (2/11).

DUBAI - Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus, meminta para pemimpin yang hadir pada KTT IklimConference of the Parties 28 (COP-28) untuk mengambil tindakan dan mencapai terobosan nyata dalam menyelamatkan planet ini.

"Semoga COP ini menjadi titik balik, menunjukkan kemauan politik yang jelas dan nyata yang dapat mengarah pada percepatan transisi ekologis," kata Paus Fransiskus, di Dubai, Sabtu (2/11).

Dikutip dari Barron, Paus berusia 86 tahun itu juga mengatakan dunia harus bergerak untuk mengakhiri penggunaan bahan bakar fosil.

Pidato Paus Fransiskus dibacakan oleh pejabat tertinggi kedua Vatikan, Sekretaris Negara Kardinal Pietro Parolin, karena ia yang membatalkan perjalanan ke perundingan iklim itu karena flu.

"Transisi ini harus efisien, wajib dan mudah dipantau dan berlaku untuk empat sektor yaitu efisiensi energi, sumber terbarukan, penghapusan bahan bakar fosil, dan pendidikan dalam gaya hidup yang tidak terlalu bergantung pada bahan bakar fosil," kata Paus.

"Tolong, mari kita bergerak maju dan tidak mundur. Semoga tahun 2024 menandai terobosan ini," kata Paus.

Bulan lalu, Paus Fransiskus menerbitkan teks lain tentang tantangan iklim, "Laudate Deum" (Puji Tuhan), yang menyerukan negara-negara maju untuk berhenti menggunakan bahan bakar fosil.

Sementara itu, hampir 120 negara pada Sabtu (2/12) berjanji untuk melipatgandakan penggunaan energi terbarukan dalam waktu tujuh tahun pada pembicaraan iklim PBBCOP-28.

Dikutip dari France 24, saat suasana di Dubai suram menyoroti tantangan yang dihadapi dunia, para pemimpin konferensi COP-28 memberikan dukungan mereka dengan janji yang bertujuan meningkatkan alternatif pengganti bahan bakar fosil.

Energi Terbarukan

Penerapan besar-besaran tenaga surya, angin, pembangkit listrik tenaga air, dan energi terbarukan lainnya sangat penting dalam upaya menggantikan batu bara, minyak, dan gas yang dapat memanaskan bumi dan mencapai emisi karbon nol pada tahun 2050.

Para perunding COP-28 menghadapi pembicaraan yang jauh lebih ketat mengenai nasib bahan bakar fosil dalam dua minggu ke depan. "Semua orang berpegang pada posisi tradisional mereka," kata sebuah sumber.

Namun, menurut Presiden Uni Emirat Arab (UEA), pada COP-28, dalam bidang energi bersih, lebih dari separuh negara menandatangani komitmen untuk melipatgandakan kapasitas energi terbarukan global dan melipatgandakan efisiensi energi pada tahun 2030.

Produsen minyak utama termasuk Arab Saudi, Russia, serta Iran tidak bergabung, dan konsumen utama Tiongkok juga tidak ada dalam daftar tersebut. "Saya memang membutuhkan lebih banyak hal, dan saya dengan hormat meminta semua pihak untuk ikut serta sesegera mungkin," kata Presiden COP-28, Sultan Al Jaber, kepada para delegasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.