Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Kepala Badan OIKN Sebut Model Kota Nol Emisi Karbon IKN Dapat Jadi Contoh Wilayah Lain

📅 Minggu, 03 Des 2023, 00:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Kepala Badan OIKN Sebut Model Kota Nol Emisi Karbon IKN Dapat Jadi Contoh Wilayah Lain Doc: ANTARA/Prisca Triferna
Ket. Kepala OIKN Bambang Susantono (kiri) dan Wamen LHK Alue Dohong dalam kunjungan di Paviliun Indonesia di COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (2/12).

Dubai - Keren, Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono menegaskan model Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi kota yang mencapai nol emisi karbon merupakan langkah bersejarah yang dapat menjadi percontohan di kota-kota lain, tidak hanya di Indonesia tapi juga komunitas internasional.

Ditemui dalam kunjungan di Paviliun Indonesia saat COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (2/12), Kepala OIKN Bambang menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan Nusantara Regionally and Locally Determined Contribution (RLDC). Dokumen itu merupakan peta jalan bagi IKN untuk mencapai nol emisi karbon atau net zero emission di wilayahnya.

"Jadi sejarah ini adalah yang pertama karena Nusantara adalah kota yang pertama yang meluncurkan RLDC Nusantara dan diharapkan dengan adanya RLDC ini akan diikuti kota-kota lain di Indonesia dan bahkan menjadi rujukan kota lain di dunia," kata Bambang.

Nol emisi karbon, kondisi di mana emisi yang dilepas sama dengan kemampuan penyimpanan, ditargetkan akan dicapai pada 2045 untuk wilayah IKN. Untuk itu, dalam dokumen itu difokuskan pada lima kategori yaitu kehutanan, agrikultur, energi, pengolahan sampah dan industri.

Selanjutnya, juga akan dilakukan diskusi dengan berbagai pihak untuk mendorong tercapainya target iklim ibu kota baru Indonesia.

"Kami sendiri dibantu oleh Asian Development Bank (ADB) di dalam membuat studi ini dan juga nantinya kami akan bekerja sama dengan berbagai macam organisasi internasional di antaranya dengan PBB sehingga apa yang kami kerjakan ini menjadi referensi tidak hanya bagi kota-kota Indonesia tapi dunia," jelasnya.

RLDC sendiri akan resmi diluncurkan di Paviliun Indonesia di COP28 di Dubai pada 3 Desember 2023. Di dalamnya terdapat target total emisi di Nusantara menjadi -1,1 juta ton karbon dioksida (MtCO2) pada tahun 2045 dan target yang lebih ambisius lainnya adalah emisi pada tahun 2045 dapat dikurangi lebih jauh lagi -1,6 MtCO2.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.