Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Dorong Program Desa Ketahanan Pangan di Sulsel

📅 Sabtu, 02 Des 2023, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Dorong Program Desa Ketahanan Pangan di Sulsel Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel
Ket. Para peserta berfoto bersama usai sosialisasi program desa ketahanan pangan di Makassar.

Makassar - Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arsjad, berharap sekaligus mendorong seluruh pihak bersinergi untuk mengedukasi masyarakat terkait program desa ketahanan pangan.

"Saya berharap bisa mengedukasi masyarakat menyebarluaskan, bahwa ini adalah suatu gerakan bersama yang nantinya akan kembali kepada penguatan ketahanan pangan di Sulawesi Selatan yang jauh lebih baik lagi," katanya.

Dirinya berharap sosialisasi program desa pangan Provinsi Sulsel Tahun 2023 ini bisa menyamakan persepsi antar seluruh stakeholder terkait mewujudkan program desa ketahanan pangan.

"Bagaimana kita melakukan itu, bagaimana mempersiapkan itu, bagaimana kita mengevaluasi itu, dan juga rencana-rencana kita ke depan dalam bentuk kegiatan lomba," ujarnya.

Ia pun berharap dukungan dari seluruh pihak berkepentingan terkait termasuk pemerintah kabupaten/kota untuk mempersiapkan dalam menggalakkan program desa ketahanan pangan.

"Jadi kita tahu kalau berbicara tentang ketahanan pangan tentu tidak hanya berbicara masalah ketersediaan dan pemenuhan pangan, kita tidak hanya bicara keterjangkauan, tapi juga berbicara bagaimana manfaat dan keamanan pangan itu. Empat pilar ini kita harus pastikan bahwa semua sudah dilakukan secara baik dan terukur di tingkat desa dan kelurahan," jelasnya.

Melalui sosialisasi ini, lanjut Arsjad, menjadi momentum untuk menyadari bahwa pangan itu bukan hanya tanggungjawab Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, tapi ini menjadi urusan bersama.

"Karena ini adalah urusan yang wajib. Kita berharap gerakan ketahanan pangan ini akan didukungseluruh pihak untuk memberikan penguatan ketahanan pangan yang efeknya kita berharap terpenuhi pangan kita secara stabil," tuturnya.

Tahun 2023 ini, lanjut dia, Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin telah mencanangkan model pengembangan ketahanan pangan yang berbasis budidaya pisang.

"Kenapa pisang? Karena ini adalah tanaman yangfamiliardengan keluarga, mudah dibudidaya, memiliki nilai ekonomis karena memiliki peluang dan pangsa ekspor. Jadi kita berharap Sulsel ini ke depan tidak hanya menjadi lumbung pangan beras, tapi juga menjadi sentra penghasil pisang terbesar di Indonesia," jelasnya.

Dengan adanya gerakan diversifikasi hortikultura ini, diharapkan ada penyeimbang yang bisa memberi penguatan untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

"Kita berharap kegiatan ini efeknya bisa mengarah pada penurunan kemiskinan, karena kita akan membuat ruang-ruang usaha, peluang kerja dan tentunya ini bisa dimanfaatkan masyarakat kita yang ada di desa dan kelurahan," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

27 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.