Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Sebut Perkuat Empat Pilar Guna Mencegah Wabah Mycoplasma Pneumonia

📅 Sabtu, 02 Des 2023, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes Sebut Perkuat Empat Pilar Guna Mencegah Wabah Mycoplasma Pneumonia Doc: ANTARA/Sean Muhamad
Ket. Tangkapan layar Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Azhar Jaya dalam diskusi mengenai Mycoplasma pneumonia yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat (1/12/2023).

Jakarta - Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Azhar Jaya mengatakan empat pilar dalam sistem kesehatan perlu diperkuat guna mencegah penyebaran wabah Mycoplasma pneumonia di Indonesia.

Penguatan empat pilar tersebut, kata dia, merupakan pelajaran berharga yang diperoleh dari pandemi COVID-19 yang merupakan Penyakit Infeksi Emerging (PIE) yang meluluhlantakkan seluruh dunia termasuk Indonesia.

"Dari pengalaman kita terkait pandemi COVID-19 ini sebenarnya kita punya pelajaran baru, di mana di sini dalam sistem kesehatan, kita perlu memperkuat empat pilar," katanya dalam diskusi terkait Mycoplasma pneumonia yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat.

Azhar menyebutkan keempat pilar tersebut adalah prevensi atau pencegahan, deteksi, respons, serta recovery atau pemulihan. Prevensi, kata dia, diperoleh melalui sistem surveilans yang baik, terintegrasi, dan melalui tata laksana riset klinik yang baik.

Kedua deteksi, sambungnya, yakni dengan pendekatan deteksi kasus berbasis sindrom dengan memperhatikan gejala, epidemiologi, faktor risiko, dan lain sebagainya.

"Respons, yakni penatalaksanaan kasus yang dicurigai sebagai PIE secara cepat dalam merujukkan pasien, dan yang terakhir pemulihan," tambahnya.

Menurut Azhar, keempat pilar tersebut sangat krusial untuk dibangun oleh seluruh elemen masyarakat secara bersama-sama. Oleh karena itu ia meminta dukungan dan kerja sama dari berbagai sektor, baik kesehatan, pemerintah, akademisi, serta masyarakat dalam pelaksanaannya.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam mengantisipasi penularan Mycoplasma pneumonia di Indonesia, Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Surat Edaran Nomor: PM.03.01/C/4632/2023 tentang Kewaspadaan Terhadap Kejadian Mycoplasma Pneumonia di Indonesia.

"Penerbitan surat edaran tersebut bertujuan mengantisipasi penyebaran pneumonia di Indonesia," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu secara terpisah.

Dalam Surat Edaran tersebut, Maxi meminta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk melakukan pemantauan perkembangan kasus dan negara terjangkit di tingkat global serta meningkatkan kewaspadaan dini dengan melakukan pemantauan kasus yang dicurigai pneumonia.

Ia juga meminta KKP untuk meningkatkan pengawasan terhadap orang (awak, personel, dan penumpang), alat angkut, barang bawaan, lingkungan, vektor, binatang pembawa penyakit di pelabuhan, bandar udara dan pos lintas batas negara, terutama yang berasal dari negara terjangkit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.