KJP Plus dan KJMU Tahap II Mulai Dicairkan
📅 Kamis, 30 Nov 2023, 05:21 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Abdu Faisal
JAKARTA - Dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II mulai dicairkan secara bertahap oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jakarta dan Bank DKI.
"Ini wujud komitmen kami membantu pemenuhan kebutuhan anak-anak sekolah yang kurang mampu secara ekonomi. Dengan bantuan ini diharapkan proses pendidikan mereka tidak terganggu," ujar Pelaksana Tugas Kepala Dindik Provinsi Jakarta, Purwosusilo, di Jakarta, Rabu.
Dengan demikian, mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan. Purwosusilo berharap dana yang dicairkan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Dia juga mengingatkan agar bantuan tersebut digunakan sebagaimana mestinya. "Jangan sampai disalahgunakan," jelasnya.
Selain itu, Pemprov Jakarta juga mulai mencairkan Bantuan Pendidikan Masuk Sekolah (BPMS). Bantuan ini akan dicairkan bersamaan dengan KJP Plus II dan KJMU tahap dua yang dimulai sejak Selasa (21/11).
Purwosusilo menjelaskan, dana KJP Plus Tahap II Tahun 2023 gelombang I diberikan kepada 576.263 peserta didik. Adapun jumlah dana yang diterima setiap jenjang berbeda. Total bantuan dibagi menjadi biaya rutin serta biaya berkala.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jenjang SD-SMP
Untuk SD/MI jumlah penerimanya mencapai sebanyak 226.400 siswa. Sedangkan, besaran biaya rutin per bulan 135.000 tiap siswa. Lalu biaya berkala per bulan 115.000. Ada pula tambahan SPP untuk sekolah swasta sebesar 130.000.
Sementara itu, untuk jenjang SMP/MTs dengan jumlah penerima sebanyak 179.407 siswa. Besaran biaya rutin per bulan 185.000. Kemudian, besaran biaya berkala per bulan 115.000. Ada pula tambahan SPP untuk sekolah swasta sebesar 170.000.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lalu untuk jenjang SMA/MA dengan jumlah penerima sebanyak 63.137 siswa. Sedangkan angka besaran biaya rutin per bulan 235.000. Sedangkan biaya berkala per bulan 185.000. Ada pula tambahan SPP untuk sekolah swasta sebesar 290.000.
Lebih jauh Purwosusilo mengutarakan, untuk jenjang SMK dengan jumlah penerima sebanyak 105.583 siswa. Lalu, besaran biaya rutin per bulan 235.000 dan biaya berkala per bulan 215.000. Kemudian, tambahan SPP untuk sekolah swasta sebesar 240.000.
Kemudian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan jumlah penerima sebanyak 1.736 siswa. Sedangkan jumlah atau besaran biaya rutin per bulan 185.000 dan biaya berkala per bulan 115.000.
"Adapun penggunaan biaya rutin maksimal dapat diambil secara tunai sebesar 100.000 setiap bulan," jelas Purwosusilo. Sedangkan sisa biaya rutin dan biaya berkala dapat digunakan secara nontunai setiap bulan untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.
Pada kesempatan tersebut, Purwosusilo juga menyampaikan bahwa untuk KJMU Tahap II Tahun 2023 Gelombang I, jumlah penerimanya mencapai sebanyak 13.575 mahasiswa. "Total bantuan sebesar 9 jutaper semester," ucap Purwosusilo.
Lebih lanjut, Purwosusilo menyebut jumlah penerima BPMS sebanyak 62.466 peserta didik. Rinciannya, 5.665 siswa SD/MI. Kemudian, 20.842 siswa SMP/MTs. Sedangkan jumlah siswa SMA/MA 8.559. Kemudian, 27.400 siswa SMK.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!