Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenparekraf Kembangkan 'Diplomasi Aroma' untuk Dukung Pariwisata

📅 Kamis, 30 Nov 2023, 17:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenparekraf Kembangkan 'Diplomasi Aroma' untuk Dukung Pariwisata Doc: ANTARA/Rina Nur Anggraini
Ket. Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Made Ayu Marthini (kanan) menghadiri peluncuran Scent of Wonderful Indonesia, di Jakarta Pusat, Kamis (30/11)

JAKARTA - Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Made Ayu Marthini mengatakan bahwa untuk membangun magnet pariwisata Indonesia, mereka mengembangkan diplomatic scent (diplomasi aroma) yang menonjolkan wewangian khas Indonesia.

"Harapannya pesona indrawi ini memberikan dorongan bagi wisatawan untuk langsung dapat merasakan kesan dan pengalaman yang otentik dari Indonesia," kata Ni Made Ayu saat ditemui di Jakarta Pusat, Kamis (30/11).

Ni Made Ayu mengatakan untuk mewujudkan diplomasi aroma tersebut, Kemenparekraf bekerja sama dengan salah satu jenama yang tergabung dalam co-branding Wonderful Indonesia melalui peluncuran minyak atsiri khas Indonesia bertajuk Scent of Wonderful Indonesia.

"Kolaborasi ini dalam rangka diplomatic scent (diplomasi aroma) sebagai identitas wangi dalam Wonderful Indonesia yang hadir bersama cerita asal usulnya untuk membangun ketertarikan akan pariwisata Indonesia," kata Ni Made Ayu.

Kemenparekraf berkomitmen mendukung jenama Indonesia untuk jadi tuan rumah di negeri sendiri serta menyokong pengembangan bisnis di bidang aromatik hingga mampu unjuk gigi di kancah dunia.

"Kita ingin lebih banyak lagi minyak esensial di Indonesia yang tumbuh. Tentu saja kami ingin lebih banyak, lebih luas sehingga bisa mendukung pariwisata Indonesia," kata Ni Made Ayu.

Dia mengatakan bahwa melalui program Wonderful Indonesia, pemerintah dan 108 jenama yang tergabung dapat bersama-sama mempromosikan dan membangun kecintaan terhadap produk dalam negeri.

Dalam mendukung pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), pemerintah memiliki tiga tugas. Pertama adalah membuat kebijakan yang bisa menumbuhkan dan mengembangkan parekraf.

Kedua, lanjut Ni Made Ayu, pemerintah bertugas memfasilitasi para pelaku parekraf agar semakin berkembang. Lalu berikutnya adalah kehadiran pemerintah di dalam perkembangan parekraf itu sendiri.

"Selain mereknya dapat tumbuh, namun, berdampak terhadap para pekerja. Kami juga ingin Wonderful Indonesia tidak sekadar menjadi logo, tapi, betul-betul dihayati mulai dari budaya, wangi, ramah tamah. Atsiri ini sesuai dengan semangat dari Wonderful Indonesia," kata Ni Made. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.