Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekjen PBB Peringatkan Pencairan Es Antartika Terjadi Makin Cepat

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Sekjen PBB Peringatkan Pencairan Es Antartika Terjadi Makin Cepat Doc: ISTIMEWA
Ket. Antonio Guterres, Sekjen PBB

WASHINGTON - Sekretaris Jenderal Perserikatan (Sekjen) Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, pada Senin, memperingatkan dampak pencairan es di Antartika dan mendesak tindakan global untuk mengatasi perubahan iklim.

"Sangat mengejutkan berdiri di atas es Antartika dan mendengar langsung dari para ilmuwan betapa cepatnya es itu mencair," kata Guterres kepada wartawan saat konferensi pers di Markas Besar PBB mengenai krisis iklim setelah perjalanannya baru-baru ini ke Cile dan Antartika.

Guterres mengatakan saat ini Antartika dan Greenland mencair tiga kali lebih cepat dibandingkan pada awal 1990-an. Es laut Antartika mencapai rekor terendah pada September 2023, yakni menyusut 1,5 juta kilometer persegi lebih kecil dari rata-rata sepanjang tahun.

"Dan tahun ini, es laut Antartika mencapai titik terendah sepanjang masa. Masalah ini penting bagi kita semua. Apa yang terjadi di Antartika tidak hanya mempengaruhi Antartika. Kita hidup di dunia yang saling terhubung," katanya.

Kesempatan Bertindak

Guterres juga memperingatkan dunia sedang menuju kenaikan suhu 3 derajat Celsius pada akhir abad ini. Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP-28), yang akan dimulai akhir pekan ini, menjadi kesempatan bagi para pemimpin dunia untuk bertindak mengatasi perubahan iklim.

"Solusinya sudah diketahui. Para pemimpin harus bertindak untuk mencegah supaya suhu bumi global tidak naik melebihi 1,5 derajat Celsius, melindungi masyarakat dari kekacauan iklim, dan mengakhiri era bahan bakar fosil."

"Kita memerlukan komitmen global untuk meningkatkan energi terbarukan menjadi tiga kali lipat, melipatgandakan efisiensi energi, dan mewujudkan energi ramah lingkungan untuk semua pada 2030," katanya.

Sementara itu, Peneliti Sustainability Learning Center (SLC), Hafidz Arfandi, mengatakan yang sedang menjadi diskursus sekarang bukan lagi seperti awal dekade lalu, mempertanyakan keabsahan global warming, yang sekarang terjadi justru memperdebatkan apakah yang tengah terjadi global warming atau global boiling atau bumi mendidih.

Menurut Studi Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), untuk menahan laju pemanasan di bawah 1,5 derajat Celsius menjadi kerangka kesepakatan-kesepakatan global, namun praktiknya angka emisi global masih terus meningkat di 2021-2022 naik 1,2 persen, tahun ini sebagai dampak El Nino dan kebakaran hutan yang meluas kemungkinan naik lebih tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.