Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laksana: BRIN Dukung Pembentukan Kebijakan Antariksa 2045

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Laksana: BRIN Dukung Pembentukan Kebijakan Antariksa 2045 Doc: brin.go.id
Ket. Laksana Tri Handoko, Kepala BRIN

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendukung usulan pembentukan kebijakan ruang angkasa atau space policy pada 2045 yang disampaikan oleh Pasifik Satelit Nusantara (PSN).

"Kami setuju dengan usulan untuk membuat space policy 2045, tentu bersama-sama juga dengan kampus," kata Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, dalam penganugerahan Nurtanio Award di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung BJ Habibie, Jakarta, Senin (27/11).

Laksana menjelaskan BRIN bertanggung jawab untuk memperkuat aktivitas dan program antariksa serta kedirgantaraan. Pada bidang ruang angkasa atau antariksa, BRIN mulai fokus terhadap penginderaan jauh dan menciptakan ekonomi yang disebut sebagai space economy dari penginderaan jauh.

"Kalau telekomunikasi itu sudah cukup mapan termasuk dengan PSN, tetapi penginderaan jauh itu belum. Tanpa program yang cukup besar yang bisa menghela, tentu kami kesulitan untuk membuat pengembangan lebih lanjut dari aktivitas riset terkait antariksa seperti halnya yang terjadi di kedirgantaraan," kata Laksana.

Lebih lanjut dia berharap penginderaan jauh menjadi penarik untuk kedirgantaraan, terkhusus pengembangan drone dan pesawat ringan untuk kebutuhan pemetaan dan remote sensing.

Sementara itu Direktur Utama Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Adi Rahman Adiwoso, mengungkapkan berbagai manfaat kebijakan ruang angkasa 2045 mulai dari menunjukkan posisi dan peran Indonesia dalam ekosistem ruang angka di mata dunia, kesadaran terhadap ancaman global dan ekosistem ruang angkasa di Indonesia, menumbuhkan kemajuan teknologi di Indonesia dan perkembangan industri ruang angkasa.

Kemudian, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam bidang ekonomi ruang angkasa dan melestarikan pemanfaatan ruang angkasa secara berkelanjutan untuk memahami lingkungan bumi dalam pengelolaan sumber daya alam.

Adi mengatakan Indonesia perlu infrastruktur yang inklusif agar semua rakyatnya bisa merasakan manfaat ruang angkasa, seperti komunikasi, broadcasting, penginderaan jauh hingga navigasi.

Menurut dia, dengan jumlah satelit yang tambah banyak memberikan peluang bagi Indonesia untuk memasang sistem navigasi sendiri dan tidak bergantung kepada pihak lain.

"Hal ini sudah dilakukan oleh Korea dengan memasukkan pilot-pilot navigasi Korea di satelit-satelit bangsa lain. Kita jangan takut dengan kapital, ternyata tidak mudah tapi juga tidak mustahil. Kita perlu ada suatu pandangan bahwa ruang angkasa bisa bermanfaat bagi Indonesia dan seluruh rakyatnya," kata Adi. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Nasional
Mentan: Stok Beras Lebih da...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.