Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dipengaruhi Data Perumahan AS

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 10:36 WIB | Oleh:
Dipengaruhi Data Perumahan AS Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan penguatannya, hari ini (29/11). Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sentimen rilis data indeks harga rumah FHFA House Price Index di Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan melambat.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan kurs rupiah dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (29/11), bergerak di kisaran 15.375-15.475 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan menguat.

Sebelumnya, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank pada penutupan perdagangan, Selasa (28/11), menguat 59 poin atau 0,38 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.436 rupiah per dollar AS.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra menyatakan penguatan Rupiah terhadap dollar AS) disebabkan ekspektasi suku bunga acuan AS takkan dinaikkan lagi. "Semalam, data penjualan rumah baru AS bulan Oktober mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, -5,6 persen. Penurunan kemungkinan karena suku bunga KPR (Kredit Perumahan Rakyat) yang meninggi. Hasil ini memperkuat ekspektasi pasar soal suku bunga The Fed (Federal Reserve) tersebut," ucap dia di Jakarta.

Seperti diketahui, data penjualan rumah AS menurun -5,6 persen dibandingkan dengan perkiraan untuk turun -4 persen. Indeks manufacturing Fed Dallas turut menurun ke posisi -19,9 dibandingkan dugaan penurunan sekitar -17. Indeks dollar AS juga terlihat semakin menurun di kisaran 103,15 dari sebelumnya 103,40.

"Di sisi lain, perekonomian Indonesia yang stabil membantu memberikan sentimen positif ke Rupiah," ucap Ariston.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

34 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

40 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.