Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Maksimalkan Pengelolaan BMN

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 10:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Maksimalkan Pengelolaan BMN Doc: istimewa

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan aset negara harus bekerja keras dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan perekonomian nasional. Karena itu, Kementerian Keuangan terus berupaya mewujudkan pengelolaan barang milik negara (BMN) yang andal, efektif, efisien, dan akuntabel.

"Aset itu tidak tidur, tetapi aset harus bekerja keras. Kami terus memperbaiki agar pengelolaan aset negara ini betul-betul diterjemahkan dalam prinsip efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas," ujar Sri Mulyani dalam acara Anugerah Reksa Bandha di Jakarta, Rabu (22/11).

Dalam pengelolaan BMN, Kemenkeu melaksanakan beberapa langkah strategis, seperti melakukan perhitungan kesesuaian penggunaan BMN dengan standar barang dan standar kebutuhan untuk optimalisasi BMN, serta melaksanakan uji coba atau piloting pengukuran kinerja aset.

Menkeu melanjutkan implementasi asuransi BMN tertentu pada kementerian/ lembaga (K/L) turut dilakukan karena Indonesia merupakan negara yang berada dalam cincin api atau ring of fire, yang menyebabkan Indonesia sering terkena bencana alam yang bisa merusak aset negara. Dari sisi tata laksana dan tata kelola, Kemenkeu juga menertibkan aset negara dengan sertifikasi BMN, terutama untuk aset negara berupa tanah, yang ditargetkan dapat selesai pada 2024.

"Dengan ini, kita akan memahami bahwa masyarakat mengetahui mana-mana aset milik negara yang ada dalam buku keuangan pemerintah," kata Sri Mulyani.

Reformasi Birokrasi

Selain itu, sambung Sri Mulyani, pihaknya pun membentuk jabatan fungsional penatalaksanaan barang dan menetapkan indeks pengelolaan aset sebagai variabel indikator reformasi birokrasi.

Dalam konteks reformasi birokrasi, cara memperlakukan, memelihara, serta memanfaatkan aset menjadi salah satu ukuran yang diharapkan masuk dalam indikator kinerja dari birokrasi Indonesia.

Langkah strategis lainnya yang dilakukan Kemenkeu dalam meningkatkan pengelolaan BMN yaitu pengembangan Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN), Sistem Akuntansi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI), serta integrasi perencanaan BMN dan penganggaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.