Pemerintah Diminta Segera Antisipasi Dampak Melemahnya Ekonomi Tiongkok
📅 Rabu, 22 Nov 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiDalam seminar Indonesia Economic Outlook 2024 di Jakarta, Selasa (21/11), Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Abdurohman, mengatakan sebagai negara yang punya hubungan dagang kuat dengan Tiongkok, maka pemerintah RI mewaspadai dampak pelemahan ekonomi Tiongkok itu.
Perekonomian Tiongkok, jelasnya, terus mengalami perlambatan sebagai imbas dari melemahnya sektor properti serta penanaman modal asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) yang juga menurun.
Pelemahan kedua sektor tersebut berdampak signifikan lantaran keduanya menjadi mesin utama penggerak ekonomi Tiongkok.
"Berbeda dengan Amerika Serikat (AS) dan Indonesia di mana ekonomi lebih banyak didorong oleh konsumsi. Perekonomian Tiongkok lebih banyak didorong oleh investasi, dan ini yang menjadi akar persoalan Tiongkok saat ini. Banyak investasi yang lari ke sektor properti, sementara sektor tersebut sedang mengalami banyak krisis," jelas Abdurohman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Indonesia sendiri, kinerja ekspor mencatatkan perlambatan pada kuartal III lalu, di mana kinerja ekspor terkontraksi sebesar 4,26 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal III, sementara impor terkontraksi 6,18 persen yoy.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!