Proyek Hidrogen Hijau Segera Dibangun di Quebec Kanada
Minggu, 19 Nov 2023, 17:20 WIBPerusahaan energi terbarukan yang berbasis di Montreal, TES Canada H2 Inc, akan membangun sebuah proyek hidrogen hijau senilai 4 miliar dolar Kanada atau sekitar 2,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Adapun proyek ini akan segera digarap di Quebec, Kanada.
Dilansir dari Reuters, proyek ini juga diprediksi dapat menciptakan 200 lapangan kerja permanen dan mengurangi tiga persen emisi karbon di provinsi tersebut tahun 2030, menurut sebuah sumber yang mengetahui tentang proyek satu ini.
TES Canada, sebuah unit dari Tree Energy Solutions, diperkirakan akan mengumumkan proyek ini bersama Menteri Perindustrian Kanada Francois-Philippe Champagne.
"Proyek hidrogen hijau ini akan menggunakan pembangkit listrik tenaga angin dan matahari untuk menghasilkan sebagian besar energi yang dibutuhkan, dan akan menciptakan lebih dari 1.000 pekerjaan sementara selama masa konstruksi, di samping posisi-posisi permanen," kata sumber tersebut.
Proyek ini akan menghasilkan 70 ribu ton hidrogen hijau setiap tahunnya mulai tahun 2028, sekitar sepertiganya akan didedikasikan untuk mendekarbonisasi transportasi jarak jauh, dan sisanya akan digunakan untuk memproduksi gas alam terbarukan yang dapat diperbaharui.
Kanada telah berjanji untuk mengurangi hasil emisi gas rumah kaca sebesar 40 perse hingga 45 persen di bawah tingkat 2005 pada tahun 2030, meskipun rencana Ottawa ditemukan tidak cukup dalam sebuah laporan.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Dubes Uni Emirat Arab Temui Pimpinan MPR Eddy Soeparno Tindak Lanjuti Perluasan Kerja Sama Bidang Energi Terbarukan
-
BMKG: Hujan Diprakirakan Guyur Wilayah DKI Jakarta pada Minggu Siang
-
Sampah Bisa Jadi Energi! Pekanbaru Terapkan Teknologi Waste to Energy
-
Pemprov DKI Jakarta Siap Ikuti Arahan Pemerintah Pusat soal Kebijakan WFH
-
Duolingo Gandeng Niki Ubah Lirik Lagu 'Backburner' Jadi Cara Seru Belajar Bahasa Inggris
-
Pertumbuhan Energi Surya Mendorong Energi Terbarukan Global untuk Lampaui Energi Batubara pada Tahun 2025
-
Trump dan Xi Jinping akan Bertemu di Beijing 14-15 Mei 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.