Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Menguat Akibat Data Pengangguran AS Meningkat

📅 Jumat, 17 Nov 2023, 09:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Menguat Akibat Data Pengangguran AS Meningkat Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Petugas menghitung uang dolar AS di BNI KC Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (21/7/2022).

JAKARTA -Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (17/11) pagi menguat sebesar 0,15 persen atau 24 poin menjadi Rp15.531 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.555 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara BWS Rully Nova menyatakan, penguatan Rupiah akibat data pengangguran Amerika Serikat (AS) yang meningkat 13 ribu menjadi 231 ribu dari perkiraan 220 ribu.

"Nilai tukar Rupiah hari ini diprediksi menguat terhadap dolar AS pada kisaran Rp15.490-Rp15.540 per dolar AS, dipengaruhi oleh faktor eksternal yakni angka pengangguran Amerika yang naik," kata dia ketika dihubungi Antara, Jakarta, Jumat (17/11).

Dia juga melihat ada sentimen dari pertemuan antara Presiden Tiongkok Xi Jinping dengan Presiden AS Joe Biden yang memberikan hasil positif.

"Salah satu dari pertemuan tersebut adalah peluang untuk mengurangi sanksi AS terhadap ekspor dan investasi Tiongkok yang ke depan akan berefek pada peningkatan volume perdagangan global," ungkap Rully.

Namun, selama pekan ini, data-data ekonomi AS yang memburuk, peringkat utang (creditrating) AS oleh Moody's dari stabil menjadi negatif, dan perkiraan ekonomi AS yang melambat menandai era Paman Sam masuk periode soft landing.

Sebaiknya Anda baca juga:

Melihat sentimen domestik, belum ada terbaru selain neraca perdagangan Indonesia yang kembali surplus ke-42 kali beruntun.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia pada Oktober 2023 mengalami surplus 3,48 miliar dolar AS, atau berada dalam kondisi surplus selama 42 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Surplus perdagangan Oktober 2023 tercatat naik 0,07 miliar dolar AS dibandingkan capaian pada September 2023 (month to month/mtm), namun turun 2,12 miliar dolar AS dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun 2022 (year on year/yoy).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.