Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ida Ungkap Perlunya Tata Kelola Optimal Lindungi Pekerja Migran

📅 Jumat, 17 Nov 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ida Ungkap Perlunya Tata Kelola  Optimal Lindungi Pekerja Migran Doc: kemnaker.go.id

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyampaikan sinergi dan kolaborasi perlindungan calon dan pekerja migran Indonesia merupakan hal mutlak yang perlu dikerjakan bersama-sama seluruh pemangku kepentingan di pusat dan daerah.

"Perlu tata kelola optimal melindungi pekerja migran Indonesia," kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/11).

Sebagai wadah untuk dapat mengoptimalkan perlindungan pekerja migran Indonesia antara pemerintah pusat dan daerah, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satuan Tugas Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu.

"Pertemuan ini saya nilai penting dan strategis sebab melalui forum ini kita dapat berkoordinasi serta mengevaluasi tata kelola pengelolaan perlindungan pekerja migran Indonesia," ujar Menaker Ida Fauziyah dalam rakornas bertemaPenataan Tata Kelola Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Menaker mengatakan upaya-upaya perbaikan dalam tata kelola perlindungan kepada calon pekerja migran Indonesia maupun pekerja migran Indonesia beserta keluarganya telah banyak dilakukan. Namun, kata dia, disadari maupun tidak, secara garis besar masih banyak hal yang perlu satu pemahaman dan perubahan baik dari sisi regulasi dan praktek.

"Untuk itu harus ada inovasi dalam tata kelola penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017," tutur Menaker Ida Fauziyah.

Dalam kesempatan itu Menaker Ida mengapresiasi satgas perlindungan pekerja migran Indonesia di pusat dan 25 wilayah debarkasi/embarkasi daerah yang telah melakukan sosialisasi kepada aparatur desa, pencari kerja luar negeri, keluarga calon dan pekerja migran Indonesia, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

"Saya yakin dengan adanya satgas perlindungan pekerja migran Indonesia di 25 lokasi debarkasi/embarkasi, layanan proses migrasi pekerja migran Indonesia, layanan penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia bisa berjalan dengan baik, transparan, dan profesional," kata Menaker Ida Fauziyah. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.