Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenperin Pacu Transformasi Digital Lewat Program e-Smart IKM

📅 Kamis, 16 Nov 2023, 11:20 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dengan menghadirkan narasumber dari Founder PALA Nusantara dan Master Trainer dari Tokopedia, peserta lokakarya disuguhi materi berupa pengenalan terhadap lokapasar (marketplace), cara menggunakannya, dan juga pemanfaatan fitur-fiturnya. Materi lain yang diberikan adalah praktik teknik fotografi produk menggunakan ponsel agar pelaku IKM dapat menghasilkan foto produk yang baik di lokapasar hanya dengan peralatan sederhana.

"Di marketplace, keputusan konsumen sangat berpengaruh pada foto produknya, jadi harus bagus. Produk sudah bagus tapi kalau fotonya buram, angle-nya kurang bagus, menyebabkan konsumen tidak tertarik," ujar Reni.

Lokakarya ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pelaku IKM kota Bandung dan sekitarnya untuk mulai mengadopsi atau mengoptimalkan pemasaran digital. Menurut Reni, pemasaran digital jika ditekuni pelaku IKM dan disertai dengan upaya pengembangan usaha lainnya akan memiliki dampak yang sangat besar dalam memenangkan kompetisi pasar.

Dalam acara pembukaan, Reni memberikan kisah sukses jenama Kampoeng Radjoet yang menaungi Sentra Rajut Binong Jati Bandung, agar peserta semakin tertarik, termotivasi, dan terinspirasi untuk menerapkan pemasaran digital.

"Sejak 2015, Kampoeng Radjoet aktif mengikuti pelatihan pemasaran digital dan menerapkannya, termasuk program e-Smart IKM 2018. Hasilnya, mereka tidak hanya berhasil bertahan melewati masa pandemi, tapi juga berkembang hingga menjadi shopping village seperti sekarang," pungkas Reni.

"Kampoeng Radjoet juga tahun 2020 lalu dinobatkan sebagai akun baru terbaik Shopee karena berhasil mendapatkan 1.000 pesanan dalam sehari," paparnya.

Reni juga berpesan kepada peserta lokakarya untuk terus aktif mencari ilmu, bermitra, berinovasi, dan melakukan upaya lainnya untuk terus meningkatkan daya saing.

"Kisah sukses Kampoeng Radjoet tentunya bukan hasil yang dicapai sendiri. Mereka memberdayakan perajin sentra dan bermitra dengan berbagai pihak, jadi di era kolaborasi ini pelaku IKM memang sudah seharusnya turut melebarkan jaringan usaha," tuturnya.

Jika melihat berbagai kisah sukses pelaku IKM, dapat disimpulkan bahwa dalam mengembangkan bisnis para pelaku IKM, tidak hanya kemampuan pemasaran digital yang perlu didorong, tetapi juga dari kegigihan, konsistensi, inovasi, penguatan ciri khas dan upaya-upaya lainnya selama bertahun-tahun.

(IKN/TSR)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.