Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bamsoet Dorong Revisi UU DKI Jakarta Masukkan Unsur Pelestari Budaya

📅 Kamis, 16 Nov 2023, 16:30 WIB | Oleh:
Bamsoet Dorong Revisi UU DKI Jakarta Masukkan Unsur Pelestari Budaya Doc: ANTARA/HO-MPR
Ket. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat menerima pengurus Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, di Jakarta, Kamis (16/11).

JAKARTA -- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah dan DPR RI agar dalam merevisi Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta turut memasukkan unsur penguatan pelestarian seni dan budaya Betawi sebagai bagian dari kekayaan bangsa sekaligus unsur pertahanan nasional.

"Dengan demikian bisa terbentukcollaborative governanceuntuk menghadapi perubahan status Jakarta dengan disertai pemajuan kebudayaan Betawi melalui peran aktif dari berbagai elemen masyarakat sehingga walaupun sudah tidak lagi menjadi Ibu Kota Negara, berbagai situs-situs sejarah, kebudayaan, kearifan dan tradisi lokal seni dan budaya Betawi bisa tetap terjaga dan terpelihara dengan baik," kata Bamsoet, sapaan karibnya, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Hal itu disampaikannya usai menerima pengurus Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, di Jakarta, Kamis, yang dihadiri antara lain Ketua Majelis Adat Bamus Betawi Abdul Syukur, Sekretaris Majelis Adat Bamus Betawi Jamaksari, Ketua Dewan Kehormatan Bamus Betawi Rusdi Saleh, hingga Ketua Umum Bamus Betawi Eki Pitung.

Bamsoet menilai dengan turut memasukkan unsur penguatan pelestarian seni dan budaya Betawi dalam revisi Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta maka akan menghasilkan payung hukum bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam melestarikan seni dan budaya Betawi dengan melibatkan berbagai pihak, salah satunya Bamus Betawi.

Dia juga mendukung rencana Bamus Betawi untuk membangun Tugu Empat Pilar sekaligus mencanangkan Kota Empat Pilar di DKI Jakarta, yang menekankan bahwa DKI Jakarta bukan hanya milik masyarakat Betawi saja melainkan milik semua warga bangsa

"Berkat kebesaran hati masyarakat Betawi, DKI Jakarta bisa menjadi kota inklusif yang membuka diri pada para pendatang dari berbagai suku dan daerah. Sikap inklusivitas ini menjadikan DKI Jakarta sebagai 'Indonesia mini', sebuah kota multikultural yang ditempati lebih dari 39 suku dengan masing-masing adat budayanya," katanya.

Menurut dia, pentingnya menjaga ketahanan budaya dan memajukan kebudayaan nasional memiliki dasar pijakan yang kuat karena diatur dalam Pasal 32 ayat 1 UUD NRI 1945, yang menyatakan bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya.

"Ketentuan tersebut mencerminkan pengakuan adanya dua peran penting kebudayaan, yaitu dalam membentuk jati diri bangsa dan dalam menyikapi modernitas dan laju peradaban zaman," ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, keberadaan para pelestari seni dan budaya, seperti Bamus Betawi, menjadikan DKI Jakarta bisa terus menjaga nama baik sebagai kota "istimewa" yaitu kota yang toleran, inklusif, menghormati, dan menjunjung tinggi kemajemukan.

"Dan menjadi cerminan wajah Indonesia yang penuh harmoni dan kedamaian," kata Bamsoet.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.