Daur Ulang Sampah Kantong Plastik, Berdayakan Keluarga Prasejahtera di Pesisir Makassar
📅 Minggu, 12 Nov 2023, 14:22 WIB | Oleh: Vitto BudiKunci Sukses
Dalam menjalankan bisnis sosial berbasis lingkungan agar tetap berkelanjutan, Akmal pun menekankan kemampuan inovasi produk. Dia tidak memaksakan semua materialnya harus kantong plastik, karena juga harus melihat demand-nya dari sisi penjualan.
"Jangan sampai memaksakan menyerap semua materialnya dari kantong plastik, tetapi ternyata tidak terserap di pasaran. Jadi kita harus menyeimbangkan antara impact lingkungannya dan bisnisnya harus tumbuh," terang Akmal.
Banyak usaha sosial jelas Akmal yang gagal, karena terlalu fokus pada impact, sehingga perputaran uang mereka susah dan tidak berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kini, produk Rappo sudah dikenal luas salah satunya karena dipasarkan secara busines to business. Bahkan, dalam beberapa event-event nasional dipilih sebagai souvenir seperti saatRapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke XVI pada Juli 2023 lalu di Makassar.
Rappo pun tambah Akmal meraih prestasi sebagai Juara 4 dalam lomba Social Busineess Community yang digelar Kementerian Keuangan. Saat penganugerahan pemenang dihadiri langsung Presiden Joko Widodo.
Dengan keberhasilan memberdayakan kaum Kartini di pesisir Kota Makassar, mengantar Akmal sebagai pendiri Rappo mendapat undangan dan beasiswa LPDP dari Kemenkeu berupa short course ke luar negeri pada Februari 2024 mendatang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!