Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Transisi Ekonomi Hijau Harus Dipacu

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 11:37 WIB | Oleh:
Transisi Ekonomi Hijau Harus Dipacu Doc: ISTIMEWA
Ket. SRI MULYANI, Menteri KeuanganBahlil

JAKARTA - Upaya transisi menuju perekonomian hijau perlu dilakukan secepatnya. Langkah tersebut dimaksudkan untuk memitigasi dampak perubahan iklim.

Berdasarkan data Bank Dunia, implikasi perubahan iklim bisa mencapai 560 miliar dollar AS dan meningkatkan angka kemiskinan hingga 100 juta jiwa per tahunnya secara global.

"Keuangan transisi menjadi sangat penting untuk bisa mewujudkan kondisi lingkungan hidup yang jauh lebih berkelanjutan bagi seluruh umat manusia," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dalam acara Indonesia International Conference for Sustainable Finance and Economy 2023 di Jakarta, Rabu (8/11).

Menkeu menggarisbawahi para pemangku kepentingan harus mampu memahami, mengidentifikasi, serta melakukan langkah-langkah konkret untuk dapat memobilisasi pendanaan serta transisi menuju perekonomian hijau, salah satunya dengan aktif membahas isu perubahan iklim dalam diskusi global. Kementerian Keuangan sendiri aktif terlibat dalam diskusi isu perubahan iklim, baik pada level domestik maupun global, seperti saat Presidensi G20 dan Keketuaan Asean.

Selain itu, Sri Mulyani mengungkapkan isu perubahan iklim juga terus didorong untuk dibahas pada forum para Menteri Keuangan, yang kemudian dieskalasi pada level pimpinan negara.

Meski demikian, Menkeu menegaskan isu perubahan iklim harus ditangani melalui aksi nyata. "Semua pidato-pidato itu, semua komitmen itu, bisa benar-benar diuji pada isu atau permasalahan yang sesungguhnya. Indonesia, dalam banyak partisipasinya, selalu membahas dan menyajikan kasus sebenarnya," tambah Sri Mulyani.

Bila Indonesia mampu menyelesaikan permasalahan iklim, termasuk dalam hal transisi energi, dia optimistis penanganan isu transisi energi di Indonesia bisa menjadi testing ground bagi banyak komitmen dan diskusi-diskusi yang selama ini dilakukan.

Taksonomi Berkelanjutan

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, mengatakan proses revisi peraturan taksonomi berkelanjutan akan selesai tahun ini, sebagai upaya mempercepat dukungan terhadap pembiayaan transisi energi di Indonesia.

"OJK sedang memfinalisasi taksonomi berkelanjutan sebagai pengganti taksonomi hijau, yang akan kami selesaikan dalam tahun ini," ujar Mahendra dalam acara CEO Networking 2023 di Jakarta.

Dia melanjutkan, OJK akan berfokus ke transisi energi dan critical minerals, untuk menyelaraskan antara pertumbuhan ekonomi dan tujuan pembangunan berkelanjutan ( SDGs).

"Taksonomi ini akan memperkenalkan konsep bisnis ramah lingkungan dan transisi energi menuju dekarbonisasi, yang akan digunakan sebagai panduan lembaga keuangan atau investor dalam membuat keputusan pendanaan yang mendukung penanganan perubahan iklim," ujar Mahendra.

Taksonomi berkelanjutan diharapkan dapat membantu sektor jasa keuangan dalam proses pemantauan berkala dalam implementasi penyaluran kredit/ pembiayaan/ investasi ke sektor hijau, dan mencegah potensi pelaporan aktivitas hijau yang kurang tepat atau greenwashing.

Sebelumnya, OJK bersama kementerian/ lembaga terkait telah menerbitkan taksonomi hijau edisi 1.0 pada 2022, yang baru mencakup soal lingkungan. Sedangkan taksonomi berkelanjutan edisi 2.0 yang terbit pada tahun ini, menyeimbangkan tiga aspek, di antaranya lingkungan, sosial, dan ekonomi serta mendorong upaya transisi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

56 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.