Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DP3AP2KB: Prevalensi Stuting di Tangerang di Bawah Target Nasional

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 22:20 WIB | Oleh:
DP3AP2KB: Prevalensi Stuting di Tangerang di Bawah Target Nasional Doc: ANTARA/HO-Pemkot
Ket. Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin memberikan sambutan dalam acara Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Tangerang Tahun 2023 di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis.

TANGERANG - Kepala DP3AP2KB) Kota Tangerang, Jatmiko menyatakan penurunan kasus stunting di Kota Tangerang telah berjalan dengan kriteria penilaian sangat baik ditandai dengan angka prevalensi yang sudah mencapai 11,8 persen, melampaui target secara nasional yakni 14 persen.

"Meski sudah dalam kategori sangat baik, kita terus menentukan langkah-langkah ke depannya untuk mempercepat proses penurunan stunting di Kota Tangerang," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Jatmiko dalam acara Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Tangerang Tahun 2023 di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis.

Jatmiko menuturkan, rapat koordinasi ini merupakan upaya menindaklanjuti hasil lokakarya yang sebelumnya telah digelar di setiap kecamatan. Maka itu pada kegiatan ini mengundang seluruh lapisan masyarakat yang terkait dengan kinerja penurunan stunting dari tim TPPS, Forkopimda Kota Tangerang, PKK, dharma wanita, kader posyandu, tenaga kesehatan sampai perusahaan-perusahaan yang selama bermitra dalam proses penurunan stunting di Kota Tangerang.

"Ke depan, kita akan terus melakukan pendataan, 'monitoring' lapangan, memberikan intervensi penanganan, serta terus menjalani sinergitas dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menjalankan proses penurunan stunting berjalan optimal," katanya.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat atas upaya bersama dalam penurunan angka stunting di Kota Tangerang.

"Berkat dukungan dan peran serta semua pihak, termasuk TNI Polri dan juga swasta, angka stunting bisa terus turun," katanya.

Berdasar pada data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, lanjut Sachrudin, Kota Tangerang menyumbang 3,5 persen penurunan prevalensi stunting di Provinsi Banten.

Angka prevalensi stunting Kota Tangerang turun dari angka 15,3 persen menjadi 11,8 persen di tahun 2022. Sedangkan angka prevalensi stunting Provinsi Banten sebesar 20 persen di tahun 2022. "Namun hal tersebut masih menjadi perhatian, karena target prevalensi stunting pada tahun 2024 adalah 9,06 persen," katanya.

Wakil Wali Kota menambahkan keseriusan penanganan stunting dilakukan melalui berbagai program, mulai dari yang bersifat preventif hingga kuratif, mulai dari pendampingan ibu hamil dan bayi melalui program Kader Srikandi hingga program Tatalaksana Gizi Buruk Segera Pulih (Laksa Gurih).

"Termasuk program pendampingan bagi calon pengantin untuk memberikan edukasi dan pemahaman," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.