Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UE Akan Uji Coba Aplikasi Verifikasi Usia Demi Lindungi Anak di Internet

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 19:00 WIB | Oleh:
UE Akan Uji Coba Aplikasi Verifikasi Usia Demi Lindungi Anak di Internet Doc: The Verge

JAKARTA - Uni Eropa meluncurkan prototipe aplikasi verifikasi usia untuk membantu platform online mematuhi ketentuan Perlindungan Anak dalam Digital Services Act (DSA). Pilot ini akan dijalankan di lima negara anggota: Denmark, Yunani, Spanyol, Prancis, dan Italia .

Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna membuktikan bahwa mereka berusia di atas 18 tahun tanpa mengungkapkan detail pribadi seperti tanggal lahir atau identitas, sehingga menjaga privasi tetap utuh . Komisi Eropa menyebutkan skema ini sebagai "standar emas" dalam verifikasi usia online dan kompatibel dengan rencana Dompet Identitas Digital Uni Eropa (Digital Identity Wallet) yang akan diperkenalkan pada 2026 .

Henna Virkkunen, Kepala Kebijakan Tekno UE, menegaskan bahwa melindungi anak-anak secara online adalah prioritas utama.

Ia menambahkan bahwa platform digital “tidak boleh lagi memiliki alasan untuk melalaikan praktik yang membahayakan anak-anak”.

Sementara DSA tidak mewajibkan metode verifikasi usia tertentu, pedoman baru ini mendorong platform, terutama yang menyediakan konten dewasa atau berpotensi merugikan anak untuk menerapkan verifikasi usia sesuai risiko konten. Pedoman juga mengatur tiga tingkatan risiko dan memberikan platform fleksibilitas memilih metode verifikasi yang tepat.

Aplikasi uji coba ini bersifat sementara hingga Dompet Identitas Digital diluncurkan. Pembuatannya melibatkan kolaborasi T-Scy (Scytáles dan T?Systems) sejak kontrak ditandatangani awal tahun ini. Waktu pengujian dilaporkan dimulai bulan Juni dan diperluas dengan dukungan pusat Internet yang aman untuk anak-anak.

Selain aplikasi, Komisi Eropa menerbitkan pedoman untuk melindungi anak-anak dari berbagai risiko, seperti cyberbullying, konten berbahaya, dan fitur platform yang dirancang membuat ketagihan. Platform besar seperti Google, Meta, dan TikTok tengah berada di bawah pengawasan sehubungan dengan kepatuhan DSA.

Format aplikasi menyediakan bukti satu kali penggunaan (one?time proof) dan fitur “zero-knowledge proof” sehingga transaksi pengguna tak bisa dilacak. Metode ini dipandang sebagai benchmark dalam memastikan verifikasi usia yang efektif sekaligus menjaga privasi.

Keseluruhan inisiatif ini merupakan langkah konkret Uni Eropa menuju internet yang lebih aman bagi anak-anak. Pendekatan berbasis identitas digital dan keamanan privasi diharapkan menjadi model untuk regulasi global. Di tengah meningkatnya kekhawatiran soal kesehatan mental generasi muda di era digital, langkah ini menjadi respons tegas regulasi digital Eropa. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.