Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi RI Berpotensi Melambat Triwulan III-2023

📅 Senin, 06 Nov 2023, 11:00 WIB | Oleh:
Ekonomi RI Berpotensi Melambat Triwulan III-2023 Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan kehilangan daya pacunya pada triwulan III tahun ini. Perekonomian nasional masih dibayangi risiko ketidakpastian global, terutama akibat tensi geopolitik dan normalisasi moneter Amerika Serikat (AS).

Investor pasar keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional pada Juli-September 2023 melambat. Para pelaku pasar keuangan memperkirakan ekonomi nasional pada kurtal I-2023 tumbuh 5,0 persen dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy), lebih rendah dibandingkan triwulan II-2023 sebesar 5,17 persen.

"Investor mengantisipasi data PDB kuartal III Indonesia yang diperkirakan akan tumbuh 1,71 persen secara kuartalan qtq dan 5,05 persen yoy," ujar pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong, akhir pekan lalu.

Sementara itu, ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB Universitas Indonesia (UI), Teuku Riefky, mengatakan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia diperkirakan akan tumbuh 5,0-5,1 persen year on year (yoy) pada akhir 2023, salah satunya ditopang belanja menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Pemilu yang akan diselenggarakan dalam beberapa bulan mendatang, akan berdampak terhadap aktivitas ekonomi sektoral, karena meningkatkan aktivitas sektor administrasi publik akibat peningkatan belanja sosial, serta penyelesaian proyek infrastruktur dan strategis nasional," ujar Riefky dalam kajian Indonesia Economic Outlook 2024 berjudul "Transisi Politik di tengah era Higher-for-Longer" di Jakarta, Jumat pekan lalu.

Alokasi belanja menjelang pemilu tersebut, menurutnya, sudah terlihat sejak kuartal II-2023, yang mana sektor pemerintahan dan administrasi publik tumbuh pesat hingga 8,15 persen (yoy) dibandingkan hanya 2,09 persen (yoy) pada kuartal I-2023.

Selain itu, sektor konstruksi juga tumbuh signifikan dari hanya 0,32 persen (yoy) pada kuartal I-2023 menjadi 5,23 persen (yoy) pada kuartal II-2023.

"Periode menjelang pemilu juga akan mendorong konsumsi domestik, perdagangan secara umum, serta belanja untuk komunikasi, media, dan periklanan," ujar Riefky.

Dia menyebut berbagai data perekonomian Indonesia hingga kuartal III-2023 telah menunjukkan capaian yang positif, sehingga akan menopang pertumbuhan ekonomi nasional di sisa 2023.

Data tersebut di antaranya realisasi investasi yang meningkat 7,0 persen (yoy) menjadi 374,4 triliun rupiah dan neraca perdagangan tercatat surplus 3,42 miliar dollar AS pada kuartal III-2023.

Selain itu, data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) terakhir per Oktober 2023 masih terjaga di level 2,56 persen (yoy), atau berada di kisaran target Bank Indonesia (BI) yang sebesar 3 plus minus 1 persen.

Penyaluran Kredit

Dia memproyeksikan penyaluran kredit akan tumbuh lebih tinggi pada akhir 2023, mengingat per September 2023 kredit telah tumbuh 8,96 persen (yoy), serta dana pihak ketiga (DPK) telah tumbuh 6,54 persen (yoy).

Namun demikian, di sisi lain dari mancanegara, Riefky mengingatkan bahwa perlambatan permintaan global ditambah kebijakan moneter "higher-for-longer" bank sentral di dunia telah mendorong arus modal keluar dari berbagai negara berkembang termasuk Indonesia, sehingga menyebabkan depresiasi pada nilai tukar rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.