Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPT Terapkan Inovasi 'Smart Farming' di Lahan Kawasan Terpadu Nusantara

📅 Sabtu, 04 Nov 2023, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPT Terapkan Inovasi 'Smart Farming' di Lahan Kawasan Terpadu Nusantara Doc: ANTARA/HO-BNPT RI
Ket. Penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) antara BNPT RI dan PT Maharani Saraswati Indonesia untuk menerapkan metode smart farming pada lahan Kawasan Terpadu Nusantara (KTN), di Jakarta, Jumat (3/11/2023).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menerapkan inovasi metode pertanian pintar atausmart farming,yakni penggabungan metode bertani konvensional dan teknologi digital, dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan lahan Kawasan Terpadu Nusantara (KTN).

"Lahan kita akan diolah dengan metode baru, yaitusmart farming. Metode bertani secara konvensional digabungkan dengan teknologi digital, sehingga pemanfaatan lahan optimal," papar Kepala BNPT RI Komjen Pol. Rycko Amelza Dahniel dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Penerapan metodesmart farmingtersebut, kata Rycko, dilakukan tidak terlepas dari upaya pencegahan tindak pidana terorisme. Dalam hal ini, BNPT RI menggandeng PT Maharani Saraswati Indonesia dengan menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) yang dilakukan di Jakarta, Jumat.

"Hari ini kita menggandeng PT Maharani Saraswati Indonesia, untuk mengoptimalisasikan lahan perkebunan dan pertanian KTN BNPT," jelas Kepala BNPT.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Kepala Satgas Sinergisitas BNPT RI Laksma TNI Joko Sulistyanto bahwa KTN pertama yang akan menjadi proyek percontohan (pilot project)smart farmingini adalah KTN Turen di Jawa Timur.

Selain optimalisasi lahan, sambung dia, ruang lingkup nota kesepahaman antara BNPT dengan PT Maharani Saraswati Indonesia juga mencakup optimalisasi peternakan dan perikanan.

Di sisi lain juga membuka kemungkinan kerja sama dengan mitra strategis, baik dari dalam maupun luar negeri, dengan tujuan untuk mengoptimalisasi hasil dan menjalankan operasional dalam skala yang lebih luas.

KTN merupakan salah satu program deradikalisasi yang dilakukan BNPT RI, terutama menyangkut program pemberdayaan ekonomi narapidana terorisme (mitra deradikalisasi).

BNPT RI tercatat telah mendirikan KTN di lima wilayah lokus sinergisitas penanggulangan terorisme, yaitu di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.