Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada, Penularan Cacar Monyet Dapat Melalui Percikan Ludah

📅 Jumat, 03 Nov 2023, 00:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada, Penularan Cacar Monyet Dapat Melalui Percikan Ludah Doc: ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Ket. Tangkapan layar Ketua Pencegahan Infeksi dan Kontrol Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Ari Prayitno dalam webinar mengenai cacar monyet, Kamis (2/11/2023).

Jakarta - Waspada, Ketua Pencegahan Infeksi dan Kontrol Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Ari Prayitno mengatakan cacar monyet ataumpoxdapat menular antar manusia melaluidropletataupercikan ludah jarakdekat kurang dari dua meter atau kontak mulut langsung.

"Tentudropletmasih dipengaruhi oleh gravitasi sehingga jarak mempengaruhi," kata Ari dalam webinarmengenai cacar monyet di Jakarta, Kamis.

Ia menekankan penularan cacar monyet tidak bersifatairborneatau melalui partikel kecil di udara.

Oleh karena itu, gravitasi turut mempengaruhi potensi penularan cacar monyet, berbeda apabila penyakit tersebut dapat menular secaraairborneyang tidak terpengaruh gravitasi dan partikel kecilnya bisa menjangkau jarak lebih dari dua meter.

"Maka kalodropletdi bawah dua meter risiko tetap ada," ujarnya.

Ia menambahkan penularanmpoxdari hewan ke manusia biasanya terjadi melalui luka, gigitan, cakaran atau kontak erat dengan monyet atau seseorang yang mengkonsumsi daging monyet seperti orang-orang di Afrika.

Ari menjelaskan perawatan seseorang yang terinfeksi cacar monyet dapat dilihat risiko dan komplikasi gejala yang timbul. Untuk cacar monyet dengan gejala ringan maka cukup lakukan isolasi mandiri.

Untuk isolasi mandiri harus terdapat standar pencegahan dan pengendalian infeksi, adapun hal tersebut terbagi menjadi kewaspadaan standar dan kewaspadaan berbasis isolasi dalam hal ini kontak dandroplet.

"Untuk gejala ringan dari cacar monyet cukup lakukan isolasi mandiri dan bisa dirawat di tempat tinggal namun harus terpisah dari orang lain seperti di rumah sakit," kata dia.

Untuk isolasi mandiri utamanya harus berada pada ruangan terpisah dari orang lain yang berada di tempat tinggal, hindari penggunaan handuk mandi, pakaian dan alat makan bersamaan dengan orang lain.

Kemudian bersihkan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh penderita, lakukan kebiasaan untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atauhand sanitizerberbasis alkohol, serta tidak melakukan aktivitas seksual yang melibatkan fisik.

Untuk pasien dengan gejala berat cacar monyet harus menjalani perawatan di RS.

Seorang pasien yang dicurigai atau dikonfirmasi menderita infeksi cacar monyet wajib ditempatkan di ruangan untuk satu orang. Jika ada kasus yang sama lebih dari satu pasien, dapat dirawat secara bersamaan dengan ruangan yang besar dan jarak tempat tidur minimal satu meter.

Kemudian pintu harus ditutup untuk memastikan pasien tidak berjalan-jalan keluar sehingga dapat menularkan kepada orang lain, serta pasien harus memiliki kamar mandi khusus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.