Keseruan Konstruksi Indonesia 2023, Hadirkan Seminar Innovation in Design and Build Hingga Talkshow Baja Ringan

Jumat, 03 Nov 2023, 11:04 WIB

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi menyelenggarakan acara Konstruksi Indonesia 2023 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 1-3 November 2023.

Rangkaian kegiatan Konstruksi Indonesia 2023 telah dilaksanakan sejak Mei 2023 hingga puncak acara pada 1-3 November 2023. Acara ini akan menghadirkan berbagai exhibitor konstruksi dengan narasumber dari kalangan ahli, akademisi, dan praktisi yang membawa lebih dari 20 tema konferensi dan workshop.

Ket. Foto: Konstruksi Indonesia 2023 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 1-3 November 2023. — Sumber: Koran Jakarta

Adapun agenda utama Konstruksi Indonesia 2023 meliputi national call for paper & konferensi, pameran dan penghargaan konstruksi, kompetisi konstruksi, bedah buku Konstruksi Indonesia 2023, ASEAN Chartered Professional Engineers (ACPE) Forum, dan ditutup dengan malam penghargaan Konstruksi Indonesia 2023 pada acara puncak.

Pada hari kedua, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi menyelenggarakan Seminar Innovation in Design and Build dengan tema "Bringing Value into Your Infrastructure Project", Kamis (2/11).

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Rachman Arief Dienaputra mengatakan, seiring dengan semakin banyaknya pekerjaan Design and Build (DB) dalam sektor jasa konstruksi di Indonesia, maka diperlukan kesiapan beberapa aspek, mulai dari proses pengadaan yang sesuai, kompetensi pelaku konstruksi, standar pelaksanaan DB yang komprehensif, dan yang paling penting adalah aspek audibilitas.

"Sehingga perlu dilakukan peningkatan wawasan dan penyamaan pemahaman bagi para stakeholders terkait. Salah satunya melalui penyelenggaraan seminar ini. Kita ingin menyamakan persepsi tentang pelaksanaan pekerjaan konstruksi melalui design and build guna mendukung peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur di Indonesia," kata Rachman Arief.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Rachman Arief Dienaputra saat Seminar Innovation in Design and Build dengan tema "Bringing Value into Your Infrastructure Project".

Metode Design-Build atau Rancang Bangun sendiri merupakan suatu delivery system yang menggabungkan fase desain dan konstruksi ke dalam satu kontrak tunggal. Dalam konsep ini, tanggung jawab perancangan dan pelaksanaan konstruksi berada pada satu penyedia jasa.

"Design-Build muncul sebagai respons terhadap kebutuhan untuk meningkatkan kolaborasi, efisiensi, dan fleksibilitas dalam manajemen proyek konstruksi. Pendekatan ini memungkinkan pemilik proyek untuk bekerja dengan satu entitas tunggal yang bertanggung jawab untuk desain dan konstruksi, dengan harapan dapat menghemat waktu dan biaya serta mengurangi konflik antara tim desain dan konstruksi," ujar Rachman Arief.

Dalam menjalankan pembangunan infrastruktur yang masif, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai penyelenggara pekerjaan infrastruktur telah menerapkan metode Project Design and Build (DB) dalam sejumlah proyek penting. Metode tersebut dinilai lebih efisien dari sisi waktu dan biaya daripada metode konvensional Design Bid and Build (DBB).

"Sampai saat ini telah cukup banyak pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan dengan penerapan DB, baik pada sektor swasta maupun pemerintah termasuk di Kementerian PUPR. Seperti misalnya infrastruktur pendukung Asian Games 2018, infrastruktur pendukung G20, serta infrastruktur IKN," tuturnya.

Penyelenggaraan jasa konstruksi dengan metode pekerjaan Design-Bid-Build cenderung memakan waktu yang lebih panjang. Hal ini disebabkan, pengadaan dilakukan menjadi dua. Yang pertama pengadaan untuk penyedia desain, dan selanjutnya pengadaan untuk penyedia konstruksi.

"Sehingga penerapan metode DB diharapkan memberikan dampak positif, khususnya untuk efisiensi dari sisi waktu dan biaya," imbuh Rachman Arief.

"Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para stakeholders jasa konstruksi untuk meningkatkan wawasan dan menyamakan pemahaman kita terkait pelaksanaan metode tersebut guna mendorong inovasi dalam pembangunan infrastruktur melalui pelaksanaan metode DB," tambahnya.

Sementara itu, dalam acara Konstruksi Indonesia 2023 juga digelar talkshow yang mengusung tema 'Baja Ringan Inovatif dengan Bahan Berkualitas Tinggi untuk Konstruksi Lebih Baik'. Adapun talkshow tersebut digelar oleh Konstruksi Media berkolaborasi dengan Dirjen Kelembagaan dan Sumber Daya Konstruksi Kementerian PUPR, Perwakilan dari Konsultan yakni DM Consultant, Produsen Baja Ringan yakni PT Kencana Maju Bersama dan PT Sunrise Steel.

Talkshow yang mempertemukan antara pemerintah dan sektor swasta ini menghadirkan pembicara yang mumpuni di bidangnya, seperti Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Konstruksi Kementerian PUPR Nicodemus Daud, General Manager Project Rahmat Sulaiman, GM Sales & Marketing PT Sunrise Steel Filipus Tedjo Baskoro dan DM Consultant Donny Morris.

Talkshow 'Baja Ringan Inovatif dengan Bahan Berkualitas Tinggi untuk Konstruksi Lebih Baik'

Managing Director Konstruksi Media Bahar Yahya mengatakan, talkshow ini mengusung tema 'Baja Ringan Inovatif dengan Bahan Berkualitas Tinggi untuk Konstruksi Lebih Baik', bertujuan untuk memberikan ruang kepada dunia usaha, khususnya pada sektor konstruksi industri pendukung lainnya untuk mendapatkan informasi up to date tentang peluang dan tantangan dunia baja.

"Kami ingin memberikan pencerahan sekaligus membuka informasi tentang peluang di sektor konstruksi dan turunannya. Talkshow ini digelar Kamis, 2 November 2023 jam 13.00 sampai 15.00 WIB di Hall A2 JIEXPO, Kemayoran, Jakarta," kata Bahar Yahya.

Baja ringan merupakan material kokoh yang kini mulai menggeser kayu sebagai material bangunan. Banyak material yang semula kayu kini digantikan baja ringan karena alasan awet, kuat, kokoh, anti rayap dan ringan. Selain itu pengerjaan juga sangat mudah, membutuhkan waktu singkat serta secara ekonomi juga sangat murah atau terjangkau.Untuk mendukung struktur, konstruksi dan tampilan yang beragam baik diperuntukan untuk bangunan, seperti hunian pribadi, komersial hingga gedung bertingkat, diperlukan pemahaman masyarakat akan jenis baja yang bukan kaleng-kalengan.

Sebagai informasi, Konstruksi Indonesia 2023 diselenggarakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendorong pertumbuhan sektor konstruksi di Indonesia. Pagelaran tahun ini membawa beberapa tema menarik mulai dari Building Information Modelling (BIM) hingga Internet of things atau IoT.

Konstruksi merupakan salah satu sektor yang berkontribusi terhadap terhadap PDB Indonesia. Sejak tahun 2015, rata-rata kontribusi sektor Konstruksi sekitar 9,94%. Dan pada tahun 2023 ini, sektor konstruksi tetap dipastikan akan memberikan kontribusi positif dan akan mencapai Rp1.124 triliun atau meningkat 5,78%, serta menyerap lebih dari 8,7 juta tenaga kerja.

Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR selaku Ketua Komite Konstruksi Indonesia 2023, Dewi mengatakan, mendorong kemajuan sektor konstruksi adalah tujuan utama diselenggarakannya Konstruksi Indonesia dari tahun ke tahun.

"Kami menghadirkan Konstruksi Indonesia 2023 bagi masyarakat sektor konstruksi serta stakeholders. Dengan bangga kami informasikan bahwa tahun ini menandakan 20 tahun penyelenggaraan event ini. Kami percaya Konstruksi Indonesia 2023 bisa memberi banyak manfaat bagi stakeholders maupun masyarakat umum yang ikut berpartisipasi di dalamnya," tutur Dewi.

(IKN/TSR)

Penulis: Tim Redaksi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.