Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Panik, Rumah Sakit di Jabar Sudah Siap Hadapi Kasus Cacar Monyet

📅 Jumat, 03 Nov 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Panik, Rumah Sakit di Jabar Sudah Siap Hadapi Kasus Cacar Monyet Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin memberikan keterangan di Gedung Sate Bandung, Kamis (2/11/2023).

Bandung - Jangan panik, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin menyatakan bahwa rumah sakit (RS) di Jabar sudah siap menghadapi kasus cacar monyet yang sudah terdeteksi di Jawa Barat beberapa kasus.

"Untuk rumah sakitnya, tadi kepala dinas kesehatan sudah memberitahukan bahwa sudah ada koordinasi, jadi sudah siap untuk menerima seandainya ada yang terinfeksi atau bergejala seperti itu," kata Bey selepas Rapat Pimpinan (Rapim) Pemprov Jabar di Gedung Sate Bandung, Kamis.

Dari informasi yang didapatkannya, Bey mengatakan saat ini masih ada satu pasien cacar monyet yang dirawat di Rumah Sakit HasanSadikin(RSHS) Bandung dan satu terduga pasien di Bogor telah dinyatakan negatif.

Sebagai langkah antisipasi, Bey mengingatkan agar masyarakat terutama para tenaga kesehatan untuk menjaga pola hidup sehat dan menghindari kontak langsung dengan penderita.

Terkait dengan kemungkinan pembatasan pergerakan, Bey mengatakan Pemprov Jabar masih belum mengeluarkan aturan tersebut sebagai usaha menekan penyebaran cacar monyet.

"Intinya kita tetap menjaga pola hidup sehat menghindari kontak langsung dengan yang terinfeksi, jadi belum ada batasan pergerakan tidak adainsyaallahkita bisa dengan pola tersebut," tuturnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinkes Jabar, Vini Adiani Dewi mengatakan pihaknya telah mendapat laporan tiga warga Jabar terinfeksi cacar monyet, di Kota Bandung, Bogor dan Karawang.

Namun, katanya, setelah dilakukan pengecekan satu warga Bogor yang terinfeksi ternyata hasilnya negatif.

"Dirawat di RS 1, lalu Karawang sudah sembuh katanya sudah bekerja dan satu yang Bogor ternyata negatif. Total di Jawa Barat dua dengan yang di Karawang," kata Vini di Gedung Sate.

Vini Adiani Dewi mengatakan berdasarkan info dari tim surveilan dalam hal ini yang memantau perkembangan cacar monyet per hari ini tidak ada pelaporan kasus baru.

Kendati begitu, pihaknya terus melakukan tracking, terutama kepada anggota keluarganya agar nantinya tidak ada penambahan kasus.

"Tracking sudah kami lakukan contohnya yang di Karawang kami sudah koordinasi dengan Dinkes Karawang danalhamdulillahsudah 21 hari ini tidak ada laporan bahwa keluarganya itu mengalami cacar monyet," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

36 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.