Mencerna Keputusan The Fed
Kamis, 02 Nov 2023, 08:46 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi terkoreksi lanjutan, hari ini (2/11). Pergerakan IHSG akan dipengaruhi hasil rapat bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed dan paparan kinerja emiten di dalam negeri.
Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Rio Febrian memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Kamis (2/11), bergerak dengan resistance di level 6.700 dan support di level 6.610.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (1/11) sore, ditutup melemah seiring adanya kekhawatiran pasar bahwa The Fed akan bersikap hawkish Kamis (2/11) dini hari WIB.
IHSG ditutup melemah 109,79 poin atau 1,63 persen ke posisi 6.642,42. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 13,46 poin atau 1,51 persen ke posisi 878,87.
"Kami memperkirakan, pelemahan IHSG disebabkan beberapa hal, antara lain pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang dikarenakan sinyal hawkish dari The Fed," ujar Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana ( Didit) di Jakarta, kemarin.
Didit melanjutkan, sentimen juga datang dari rilis data perekonomian Tiongkok yang menunjukkan adanya perlambatan setelah rilis data Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur yang terkontraksi ke level 49.
Selain itu, investor masih cenderung wait and see terhadap The Federal Open Market Committee (FOMC) Meeting yang akan selesai pada Kamis (2/11) dini hari waktu Indonesia.
Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas atau semua sektor menurun yaitu sektor energi turun paling dalam minus 3,87 persen, diikuti sektor sektor barang baku dan sektor industri yang masing- masing turun minus 2,80 persen dan 1,71 persen.
- Bursa Efek Indonesia (BEI)
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
- Pasar Modal
- Bulls and Bears
- Indonesia Stock Exchange (IDX)
- Bursa Saham
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Kemenpar Sebut Ajang DXI 2026 Perkuat Posisi Wisata Petualangan Indonesia
-
Cuaca Ekstrem Melanda Bekasi, Petani Diminta Ubah Pola Tanam demi Jaga Ketahanan Pangan
-
Tak Perlu Ribet, Kartu Nusuk Jamaah Haji Dibagikan via One Stop Service di Padang
-
Ludruk Masih Hidup di Tengah Derasnya Modernisasi, Namun Sejauh Mana Mampu Beradaptasi!
-
Menpar Puji Bukittinggi dan Jam Gadang, Siap Dorong Wisata ke Kancah Internasional
-
Alcaraz Pertimbangkan Absen di Roland Garros demi Pemulihan Cedera
-
Sabtu, Samsat Keliling Hanya Buka di Depok, Tangerang dan Bekasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.