Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AI dapat Menguraikan Bahasa Berita untuk Memprediksi Tingkat Perdamaian suatu Negara

📅 Kamis, 02 Nov 2023, 22:12 WIB | Oleh:

Secara keseluruhan, negara-negara dengan tingkat perdamaian yang lebih rendah ditandai dengan tingginya prevalensi kata-kata yang berkaitan dengan pemerintahan, ketertiban, kendali dan ketakutan (seperti pemerintah, negara bagian, hukum, keamanan, dan pengadilan), sedangkan negara-negara dengan tingkat perdamaian yang lebih tinggi ditandai oleh peningkatan prevalensi kata-kata. terkait dengan optimisme untuk masa depan dan kesenangan (seperti waktu, kesukaan, rumah, kepercayaan, dan permainan).

Ketika para peneliti menerapkan model pembelajaran mesin yang terlatih pada media dari negara-negara dengan tingkat perdamaian menengah yang awalnya tidak disertakan, model tersebut dengan tepat mengidentifikasi negara-negara tersebut sebagai negara yang memiliki tingkat perdamaian menengah.

Para penulis menyatakan, bahwa data mereka bias karena semua sumber berbahasa Inggris, yang berarti model penulis lebih dapat diandalkan dalam mengevaluasi negara-negara di mana bahasa Inggris adalah bahasa yang lebih umum digunakan dalam komunikasi berita. Selain itu, metode ini mungkin mencakup bias yang telah diintegrasikan ke dalam indeks perdamaian yang digunakan dalam penelitian ini.

Meskipun terdapat keterbatasan, penulis menyimpulkan bahwa data tersebut berfungsi sebagai titik awal yang baik untuk mengeksplorasi lebih jauh perbedaan linguistik antara budaya perdamaian rendah dan budaya perdamaian tinggi.


"Kami menggunakan pembelajaran mesin untuk menemukan kata-kata di media berita lokal yang paling menunjukkan tingkat perdamaian di suatu negara. Di negara-negara yang kurang damai, media berita berfokus pada pemerintahan dan kontrol sosial, sedangkan di negara-negara yang lebih damai, fokusnya adalah pada preferensi pribadi dan aktivitas kehidupan sehari-hari".

"Kami juga menemukan bahwa negara-negara yang tingkat perdamaiannya tinggi menunjukkan tingkat keberagaman istilah yang jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara yang tingkat perdamaiannya rendah," tutur para peneliti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.