Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nilai-nilai Pancasila Mampu Pertahankan Kearifan Lokal dari Globalisasi

📅 Senin, 30 Okt 2023, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nilai-nilai Pancasila Mampu Pertahankan Kearifan Lokal dari Globalisasi Doc: ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Ket. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Athaillah Hasbi sosialisasikan Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Desa Batu Benawa Tengah (sekitar 165 km utara Banjarmasin) Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Ahad (29/10/23).

Banjarmasin - Anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Athaillah Hasbi menyatakan nilai-nilai Pancasila mampu mempertahankan kearifan lokal dari gempuran arus globalisasi dan kemajuan teknologi.

"Nilai-nilai kearifan lokal yang merupakan bagian dari aktualisasi nilai-nilai Pancasila harus tetap kita jaga dan lindungi agar tidak tergeser dan tersisihkan oleh laju roda kemajuan zaman," kata Athaillah saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Ahad.

Athaillah sempat mensosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Desa Benawa Tengah (sekitar 165 km utara Banjarmasin) Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), beberapa waktu lalu.

Athaillah mengingatkan seluruh elemen tidak menghendaki pengembangan potensi desa yang menjadi pintu masuk kearifan lokal, seperti semangat gotong royong dan wawasan kebangsaan, karakter dan jati diri ke-Indonesia-an meluntur karena globalisasi.

Selaras dengan hal itu semua, Athaillah menyatakan upaya pengembangan potensi dan sumber daya desa harus berbarengan dengan pembangunan wawasan kebangsaan (Wasbang).

Athaillah menjelaskan DPRD Kalsel senantiasa konsisten melaksanakan pembangunan karakter bangsa melalui pemasyarakatan atau sosialisasi Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila dengan empat pilar kebangsaan kepada seluruh elemen masyarakat bangsa dan negara.

Diungkapkan Athaillah, keempat pilar kebangsaan tersebut, yaitu Pancasila sebagai Dasar Negara, landasan ideologi, etika moral, dan alat pemersatu bangsa, dan Undang Undang Dasar (UUD) Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai landasan konstitusional.

Selain itu, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai konsensus nasional kebangsaan yang harus tetap terjaga dan junjung tinggi, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat kegotongroyongan, pemersatu dari kemajemukan bangsa.

Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila atau sebelumnya disebut Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang tersebut menghadirkan dua orang akademisi sebagai narasumber Suhaimi dan Fahriansyah.

Sementara itu, tokoh masyarakat Benawa Tengah Rudy mengapresiasi kunjungan kerja anggota DPRD Kalsel Atak yang menyampaikan wawasan kebangsaan di Desa tersebut.

Ia berharap kegiatan wawasan kebangsaan tersebut dapat menambah cinta Tanah Air, bangsa dan negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

BPOM Tetap Awasi Program MBG

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPOM Tetap Awasi Program MBG

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Menkeu Tegaskan Pemerintah ...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.