Desa Lubuh Cuik Kabupaten Batu Bara Jadi Penghasil Cabai Terbesar Kedua Sumut
📅 Minggu, 29 Okt 2023, 17:05 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Dok. Pemkab Batu Bara
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Hassanudin melakukan panen raya cabai di Desa Lubuh Cuik, Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Rabu (25/10). Ini menjadi kegiatan kunjungan pertama Hassanudin sebagai Pj Gubernur Sumatera Utara ke Batu Bara.
Kedatangan Pj. Gubsu Hassanudin disambut dengan atraksi pencak silat, pemberian kain songket dan tengkuluk dari Bupati Zahir sebagai tanda kehormatan. Pj. Gubsu Hassanudin turut didampingi Bupati Batu Bara Zahir dan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut serta pejabat Pemkab Batu Bara.
Pj. Gubsu Hassanudin mengatakan, akan terus mendukung pembangunan pabrik pasta cabai di Batu Bara sebagai salah satu lumbung cabai di Sumatera Utara. Diketahui Desa Lubuk Cuik dan sekitarnya merupakan sentra penghasil cabai terbesar kedua di Sumatera Utara dengan luas lahan sekitarnya 630,52 hektar dan hasil produksi 12-15 ton/hektar.
Selain melakukan panen raya, Pj. Gubsu Hassanudin juga menyerahkan bantuan dari Pemprov Sumut kepada tiga ketua kelompok tani budidaya cabai, yakni Ketua Kelompok Tani Sepakat Irwansyah berupa pupuk organik 16 ribu kg, benih cabai 40 sachet dan 80 mulsa gulung. Ketua Kelompok Tani Makmur Salidi, berupa pupuk organik 12 ribu kg, 30 sachet bibit cabai dan 60 mulsa gulung dan Ketua Kelompok Tani Mekar Indah Wardi, berupa pupuk organik 12 ribu kg, benih cabai 30 sachet dan 60 mulsa gulung. Total pupuk 40 ribu kg, 100 sachet benih cabai dan 200 gulung mulsa, serta serta alat semprot elektrik untuk masing-masing kelompok tani.
Pj. Gubsu Hassanudin mengatakan Desa Lubuk Cuik merupakan lumbung cabai kedua terbesar di Sumatera Utara setelah Kabupaten Karo. Hassanudin berharap hal ini bisa dipertahankan dan bisa mengendalikan dampak inflasi di Sumatera Utara dan harga dapat terpelihara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan, persediaan cabai merah di Sumatera Utara pada tingkat surplus, sehingga bisa membantu di daerah lain dan bersyukur mash ada curah hujan yang baik.
"Biasanya dengan banyaknya pasokan cabai harga akan mempengaruhi turn. Maka kita akan siapkan hilirisasi dengan mendukung adanya pembangunan pabrik pasta cabai. Ini hal yang bagus, karena produksi tinggi bisa tetap baik pasarannya," ungkap Hassanudin, dikutip dari laman resmi Pemkab Batu Bara, Jumat (27/10).
Sementara itu, Bupati Batu Bara mengatakan sebagai sentra penghasil cabai, Desa Lubuk Cuik menjadi penting di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten. Bupati Zahir juga menyerahkan proposal bantuan untuk membangun infrastruktur pada lahan pertanian cabai di Desa Lubuk Cuik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Oleh sebab itu pemerintah telah membangun infrastruktur di lokasi. Di tahun ini bersama pemerintah pusat membangun pabrik pasta cabai yang telah lama diharapkan oleh masyarakat. Karena yang sering terjadi ketika panen meningkat harga cabai menjadi turun," tutur Bupati Zahir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!