Raja Charles akan Kunjungi Kenya, Kolonialisme Jadi Agenda
📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 10:09 WIB | Oleh: Tim PenulisPersemakmuran adalah kelompok yang terdiri dari 56 negara, sebagian besar merupakan bekas jajahan Inggris, termasuk Australia, Kanada, dan Selandia Baru.
Lebih dari selusin negara Persemakmuran masih mengakui raja Inggris sebagai kepala negara.
Namun tuntutan untuk menjadi republik semakin meningkat di antara beberapa negara, termasuk Jamaika dan Belize. Barbados sudah tidak lagi mengangkat raja Inggris sebagai kepala negara pada 2021.
Surat kabar Inggris Daily Mail menyebut Kenya sebagai "perhentian pertama" dalam "misiCharlesuntuk menyelamatkan Persemakmuran".
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mendiang Ratu sangat terhubung dengan Persemakmuran," kata Poppy Cullen, dosen sejarah Afrika di Universitas Cambridge.
Permintaan Maaf?
Pembicaraan bilateral diperkirakan akan fokus pada "aksi iklim, keanekaragaman hayati, pembangunan perkotaan berkelanjutan, pemuda, teknologi dan inovasi serta pemberdayaan perempuan," kata kepresidenan Kenya dalam sebuah pernyataan pada Senin lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun sejarah kolonial tak akan jauh dari itu.
Setelah kasus pengadilan berlangsung beberapa tahun, Inggris pada 2013 setuju memberikan kompensasi kepada lebih dari 5.000 warga Kenya yang menderita pelecehan selama pemberontakan Mau Mau, dalam kesepakatan senilai hampir 20 juta pound (hampir $25 juta dengan nilai tukar saat ini).
Setelah Pangeran William mengungkapkan "kesedihan mendalam" atas perdagangan budak selama perjalanan ke Jamaika tahun lalu, dan tidak menyampaikan permintaan maaf resmi, kata-kataCharlesdi Kenya akan "diperhatikan dengan cermat," menurut Cullen.
Jika dia meminta maaf atau menyatakan penyesalan maka negara-negara lain "akan mengharapkan sesuatu".
"Saya pikir ini berpotensi menjadi preseden," kata Cullen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!