Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemda Harus Berperan Aktif Dukung Pembangunan Berkelanjutan

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 11:55 WIB | Oleh:
Pemda Harus Berperan Aktif Dukung Pembangunan Berkelanjutan Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Ket. Fungsional Madya Direktorat Lingkungan Hidup Bappenas Anna Amalia saat memberi materi dalam diskusi publik pembangunan dan lingkungan, di Bandarlampung, Selasa (24/10/2023).

BANDARLAMPUNG - Pemerintah daerah (pemda) harus menyinkronkan rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) menuju ke arah pembangunan berkelanjutan. Pada saat bersamaan, pemerintah pusat mendesain Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terus mendorong supaya kebijakan pembangunan, baik di tingkat pemerintah pusat dan daerah agar bisa lebih tertata, dengan mengedepankan aspek berkelanjutan dalam setiap pembentukan kebijakan pembangunan.

Fungsional Madya Direktorat Lingkungan Hidup Bappenas meminta kepada pemerintah daerah untuk menyinkronkan RPJMD yang saat ini dalam proses penyusunan, dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) yang berfokus kepada pembentukan pembangunan yang berkelanjutan.

"Arah kebijakan secara nasional ke depan ini akan lebih hijau, di mana semua harus menuju ke ekonomi hijau yang diperkuat dengan penerapan rendah karbon dan berketahanan iklim. Bagian utamanya adalah bagaimana penanganan dampak perubahan iklim, jadi ada tantangan yang sangat besar bagi tata kota, provinsi, kabupaten yang setiap waktu terus bertumbuh," kata Anna Amalia di Bandarlampung, Lampung, Selasa (24/10).

Dia mengatakan pihaknya terus mendorong upaya mencapai sasaran pembangunan (SDGs) pada 20 tahun ke depan. Tujuannya adalah membentuk peningkatan perekonomian yang maju, dan adanya penurunan intensitas gas rumah kaca menuju bebas emisi sesuai target pada 2060 yang menjadi prioritas pemerintah.

"Dan ini harus dilakukan secara terintegrasi di mana harus memperkuat daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup yang menjadi modal dasar menuju pembangunan negara maju, dan perlu juga mengajak pihak swasta untuk mengubah paradigma bisnisnya dalam mendukung pemerintah mencapai target yang ditentukan," ujarnya lagi.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Lampung memiliki komitmen kuat untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan keberlangsungan lingkungan, sehingga harapannya seluruh pemerintah daerah dapat mendukung serta mewujudkan Indonesia maju, berdaulat, dan berkelanjutan pada 2024.

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memastikan Indonesia terus melanjutkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan untuk mewujudkan cita-cita tercapainya masyarakat yang adil dan makmur.

Empat Agenda

Dalam jangka pendek, yakni agenda pembangunan tahun depan, Bendahara Negara menyoroti empat agenda yang menjadi prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Keempat agenda tersebut di antaranya Ibu Kota Nusantara (IKN), pemilu, penurunan stunting, dan kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, dan pensiunan.

Untuk IKN, APBN mengalokasikan anggaran sebesar 40,6 triliun rupiah yang ditujukan untuk pembangunan infrastruktur, termasuk rumah sakit, jalan, dan bandara. Anggaran juga digunakan untuk tahapan pemindahan pegawai dan operasional otoritas IKN.

Sementara itu, untuk pemilu dialokasikan anggaran sebesar 37,4 triliun rupiah. Anggaran untuk penurunan stunting dialokasikan sebesar 36,1 triliun rupiah, yang difokuskan pada 12 provinsi prioritas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.