Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerakan Menanam: Pemkot Jakarta Timur Tanam 417 Bibit Pangan Pendamping Beras di Ciracas

2 Senin, 31 Agu 2026, 13:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerakan Menanam: Pemkot Jakarta Timur Tanam 417 Bibit Pangan Pendamping Beras di Ciracas Gerakan Menanam: Pemkot Jakarta Timur Tanam 417 Bibit Pangan Pendamping Beras di Ciracas Doc: ANTARA
Ket. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) melakukan tanam serentak 417 bibit tanaman pangan pendamping beras di Lahan Urban Farming Kelompok Wanita Tani (KWT) Delima KUA, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (31/8/2026).

JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan tanam serentak sebanyak 417 bibit tanaman pangan pendamping beras di Lahan Urban Farming Kelompok Wanita Tani (KWT) Delima KUA, Ciracas.

Kegiatan tanam serentak yang dilakukan secara hibrida terpusat di KUA Ciracas itu merupakan bagian dari Gerakan Menanam Tanaman Pangan Pendamping Beras untuk ketahanan pangan keluarga DKI Jakarta.

"Berdasarkan laporan kegiatan, sebanyak 417 bibit kita tanam," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto, di Ciracas, Senin (31/8).

Komoditas yang ditanam meliputi 144 bibit porang, 120 bibit cabai, 93 bibit jagung, 30 bibit singkong dan 30 bibit ubi jalar.

Kegiatan penanaman tanaman pangan pendamping beras ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Taufik merinci kegiatan ini tidak hanya berlangsung di Ciracas. Tanam serentak tanaman pangan pendamping beras di Jakarta Timur melibatkan 112 lokasi dengan total luas tanam sekitar 1,09 hektare yang tersebar di 10 kecamatan.

Kecamatan Cakung menjadi wilayah dengan jumlah lokasi terbanyak, yakni 19 lokasi, Cipayung 18 lokasi, Ciracas 14 lokasi, Matraman 13 lokasi, Jatinegara 11 lokasi, Duren Sawit dan Kramat Jati masing-masing 9 lokasi, Pulogadung dan Makasar masing-masing 7 lokasi, serta Pasar Rebo 5 lokasi.

Menurut Taufik, keterlibatan berbagai wilayah dan kelompok dapat membuat gerakan menanam tidak hanya terpusat pada satu kawasan, tetapi berkembang menjadi kegiatan produktif di berbagai titik permukiman dan fasilitas publik.

Adapun lokasi penanaman terdiri atas lahan kosong sebanyak 35 lokasi, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) 20 lokasi, kelompok tani 18 lokasi, fasilitas umum dan fasilitas sosial 16 lokasi, gedung atau perkantoran 13 lokasi, sekolah ada 6 lokasi, serta pekarangan atau gang sebanyak 4 lokasi.

"Jadi kita perluas mulai dari RPTRA, fasilitas umum, sosial, sampai ke sekolah dan lahan sempit juga kami manfaatkan untuk menanam pangan," ucap Taufik.

Dari sisi dukungan sarana pertanian, Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta melalui UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman DKI Jakarta, Sudin KPKP Jakarta Timur, serta Yayasan Rumah Sosial Kutub, turut memberikan bantuan.

Dinas KPKP DKI Jakarta memberikan 600 pohon ubi jalar, 100 pohon singkong, 70 pohon pisang, serta masing-masing satu kilogram benih jagung pulut dan jagung manis.

Sementara itu, Sudin KPKP Jakarta Timur memberikan 309 kilogram pupuk urea, 309 kilogram pupuk TSP, serta masing-masing 10 kilogram benih jagung pulut dan jagung manis. Yayasan Rumah Sosial Kutub memberikan dukungan berupa 200 kotak benih porang.

"Dukungan sarana pertanian tersebut diharapkan membantu kelompok maupun masyarakat yang terlibat dalam kegiatan penanaman agar tanaman yang sudah ditanam dapat dikembangkan dan dipelihara secara berkelanjutan," ujar Taufik.

Adapun gerakan menanam tanaman pangan pendamping beras ini dilaksanakan untuk mendukung Instruksi Sekretaris Daerah Nomor 40 Tahun 2026 tentang Gerakan Menanam Tanaman Pangan Pendamping Beras untuk Ketahanan Pangan Keluarga DKI Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Warga Asli Minang Itu Menja...

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
Ekonomi
Beras Makin Mahal, Dompet R...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.