Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gencarkan Pendampingan Siswa dari PAUD ke SD

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gencarkan Pendampingan Siswa dari PAUD ke SD Doc: ANTARA/HO-Dinas Kominfo Bangkep
Ket. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir.

Banggai Kepulauan - Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Pemkab Bangkep), Sulawesi Tengah, menggencarkan pendampingan siswa dalam proses transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD), sebagai bentuk upaya dalam pembentukan mental, karakter dan intelektual anak dalam tumbuh kembangnya.

"Gerakan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk membentuk generasi muda unggul di masa mendatang," kata Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, di Bangkep, Selasa.

Bupati mengatakan bahwa pembentukan aspek intelektual, mental dan karakter anak penting dilakukan melalui pendampingan dalam tumbuh kembang anak.

Dalam proses itu, ujar dia, pihak pendamping harus mampu mengenal karakter, sikologi, dan kemampuan anak, yang disesuaikan dengan konteks pembelajaran.

"Hal ini untuk menghindari anak mengalami stres dan bosan, yang kemudian membuat anak enggan untuk belajar," ujarnya.

Sehingga, kata dia, inovasi pembelajaran dalam proses pendampingan sangat diperlukan yang disejajarkan dengan kebutuhan anak.

Pendampingan terhadap anak dalam konteks pendidikan, ujar dia, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pihak satuan pendidikan, melainkan juga menjadi tanggung jawab orang tua/keluarga.

Dengan demikian kolaborasi antara pihak satuan pendidikan dan orang tua/keluarga penting dibangun, demi mengoptimalkan penyelenggaraan pendidikan.

"Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini mampu meningkatkan kompetensi anak yang lebih baik," sebutnya.

"Program ini, harus benar-benar dapat direalisasikan di Kabupaten Banggai Kepulauan agar semakin banyak anak-anak Kabupaten Banggai Kepulauan yang sungguh-sungguh belajar dan menikmati proses pembelajaran yang menyenangkan," sebutnya.

Ia berpesan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar menyiapkan sarana dan prasarana sekolah baik SD maupun PAUD dan taman kanak - kanak agar memiliki tempat belajar yang nyaman untuk mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan.

"Saya yakin dengan komitmen kita bersama, kita dapat menjadikan gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan menjadi pengalaman yang penuh keceriaan, pembelajaran dalam pertumbuhan bagi anak-anak kita," katanya.

Dalam proses pendampingan itu, kata dia, juga diikutkan dengan sosialisasi kelas parenting tematik stunting.

"Sosialisasi ini tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi orang tua siswa," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.