Sering Terbangun Karena Masalah Pernapasan, Atasi dengan Cara Alami
📅 Selasa, 24 Okt 2023, 18:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/cottonbro dari Pexels
Mengalami terbangun di malam hari, adalah hal yang biasa terjadi pada individu dengan gangguan pola tidur dan asma yang dapat menyebabkan perasaan pening di pagi hari dan kelelahan di siang hari.
Dikutip dari Hindustan Times, Senin (23/10), masalah pernapasan bisa diatasi secara alami dengan melibatkan kombinasi perubahan gaya hidup, teknik pernapasan, dan pengobatan herbal.
Dr HP Bharathi dari Jindal Naturecure Institute menyarankan beberapa pendekatan alami untuk dipertimbangkan.
- Pertahankan pola makan sehat
Konsumsilah makanan seimbang yang kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Ini memberikan nutrisi penting untuk kesehatan paru-paru.
- Tetap terhidrasi
Minumlah banyak air untuk menjaga sistem pernapasan Anda tetap terhidrasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
- Olahraga teratur
Lakukan aktivitas fisik secara teratur untuk meningkatkan kapasitas paru-paru dan kesehatan pernapasan secara keseluruhan. Aktivitas seperti jalan cepat, yoga, dan berenang bisa bermanfaat.
- Latihan pernafasan
Latih teknik pernapasan dalam seperti pernapasan mengerucutkan bibir dan pernapasan diafragma untuk meningkatkan fungsi paru-paru.
- Menghirup uap
Menghirup uap dari semangkuk air panas (dengan atau tanpa tambahan herba seperti kayu putih) dapat membantu meredakan hidung tersumbat.
Sebaiknya Anda baca juga:
- Teh herbal
Teh herbal tertentu seperti jahe, akar licorice, dan timi dapat memberikan efek menenangkan pada sistem pernapasan.
- Hindari asap dan polutan
Jauhi asap rokok, polutan, dan bahan iritan lainnya yang dapat memperburuk masalah pernafasan.
Sementara Konsultan Senior, Kedokteran Paru di Rumah Sakit Primus Superspeciality di Chanakyapuri, New Delhi, Dr SK Chabra turut berbagi keahliannya dalam hal gangguan pernapasan ini.
"Masalah pernapasan dapat sangat mengganggu tidur Anda, menyebabkan berbagai masalah yang memengaruhi kesejahteraan seseorang secara keseluruhan. Kondisi seperti mendengkur, sleep apnea, dan batuk kronis dapat menghambat kemampuan Anda untuk menikmati tidur nyenyak," kata Chabra.
Mendengkur, sering kali disebabkan oleh terhambatnya aliran udara, dapat mengganggu diri sendiri dan pasangan tidur, sehingga menyebabkan tidur sering terbangun.
Sleep apnea, yang ditandai dengan jeda pernapasan berulang kali dan disertai dengkuran keras, tidak hanya mengganggu tidur tetapi juga meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti hipertensi dan penyakit jantung. Selain itu, batuk kronis atau rasa tidak nyaman dapat membuat sulit untuk tertidur dan tetap tertidur, sehingga menyebabkan insomnia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!