Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tertinggi, KCIC Catat Penumpang Kereta Cepat Capai 11 Ribu Orang Dalam Sehari

📅 Senin, 23 Okt 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tertinggi, KCIC Catat Penumpang Kereta Cepat Capai 11 Ribu Orang Dalam Sehari Doc: ANTARA/HO-KCIC
Ket. Ilustrasi - Penumpang Kereta Cepat "Whoosh" di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat Kereta CepatWhooshberhasil mencapai jumlah penumpang tertinggi sejak dioperasikan, yaitu sebanyak 11.329 penumpang pada keberangkatan Sabtu (21/10).

Jumlah tersebut tercapai melalui 22 perjalanan Kereta CepatWhooshdengan rincian 14 perjalanan reguler dan delapan perjalanan tambahan.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu, menyebutkan rata-rata okupansi Kereta CepatWhooshpada 21 Oktober 2023 mencapai 86 persen. Beberapa di antaranya mencapai lebih dari 95 persen untuk rute dan jadwal tertentu.

Adapun, jadwal perjalanan dengan tingkat okupansi di atas 95 persen, yaituWhooshkeberangkatan Stasiun Halim pukul 16.45 WIB dan 18.00 WIB sertaWhooshkeberangkatan Stasiun Tegalluar maupun Stasiun Padalarang pukul 16.45 WIB.

Sedangkan yang memiliki okupansi di atas 90 persen, yakniWhooshkeberangkatan Halim pukul 06.40 WIB, 07.30 WIB, 08.45 WIB, 09.45 WIB, 10.20 WIB, danWhooshkeberangkatan Stasiun Tegalluar maupun Stasiun Padalarang pukul 15.35 WIB dan 17.35 WIB.

KCIC menyebut,membludaknya jumlah penumpang tersebut menunjukkan tingginya animo masyarakat yang ingin menggunakan Kereta CepatWhooshuntuk perjalanan Jakarta-Bandung.

Sejak terpantau adanya peningkatan jumlah pemesanan, KCIC langsung mengantisipasi dengan menambah perjalanan, sehingga dapat mengakomodir permintaan masyarakat.

Berdasarkan data penjualan tiket, KCIC mencatat jumlah penumpang pada Minggu ini juga masih tinggi, di mana sebanyak 10.968 penumpang yang telah melakukan pemesanan tiket untuk perjalanan Kereta CepatWhooshke berbagai rute dengan rata-rata okupansi mencapai 83 persen dan beberapa perjalanan mencapai 96 persen.

KCIC menyatakan jumlah tersebut masih sangat dinamis dan mungkin bertambah karena penjualan masih terus berlangsung.

Melihat masih tingginya minat masyarakat terhadap layanan Kereta CepatWhooshpada Minggu, Eva mengatakan KCIC akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang. KCIC akan menyiapkan dan meningkatkan layanan di area stasiun mulai dari ruang tunggu, loket, area komersial hingga di dalam perjalanan.

KCIC juga akan terus berkoordinasi dengan KAI dan para pemangku kepentingan lainnya untuk mempersiapkan angkutan pemadu moda guna melayani penumpang yang ingin meneruskan perjalanan dari ke Cimahi, Bandung maupun destinasi lainnya.

"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas tingginya animo masyarakat terhadap Kereta CepatWhoosh. Semoga saja Kereta CepatWhooshbisa terus menjadi moda pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung ataupun sebaliknya," ujarEvapula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.