Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Daerah Didorong Maksimalkan Pemanfaatan Energi Surya

📅 Senin, 23 Okt 2023, 11:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Daerah Didorong Maksimalkan Pemanfaatan Energi Surya Doc: ANTARA/Dedhez Anggara
Ket. Petani membersihkan permukaan panel surya (solar cell) di area lahan tumpang sari miliknya di Kelurahan Karanganyar, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (23/9/2021). Petani memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya sebagai sumber energi lampu penerangan serta menghidupkan pompa air guna mengairi sawah dan kebun palawija.

PADANG - Ketua Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Insannul Kamil mendorong pemerintah di daerah itu agar lebih memaksimalkan pemanfaatan energi surya atau energi matahari.

"Sumatera Barat adalah daerah yang dilalui garis khatulistiwa, seharusnya energi surya yang berlebih ini bisa kita manfaatkan," kata Ketua MKI Sumbar Insannul Kamil, di Padang, Senin (23/10).

Menurut Insannul yang juga Wakil Rektor III Universitas Andalas tersebut, Ranah Minang sudah mulai beralih pada penggunaan energi baru terbarukan (EBT) seperti pemanfaatan energi matahari.

Namun demikian, potensi besar Sumbar yang dilalui garis khatulistiwa belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Pemanfaatan energi matahari masih tergolong rendah jika dibandingkan potensi yang ada.

"Maksimal dalam menggarap energi surya tentu belum, sebab kita saat ini lebih banyak menggunakan energi dari air. Oleh karena itu, MKI mendorong pemerintah untuk betul-betul bisa memanfaatkan sumber energi matahari," kata dia lagi.

Khusus di Sumbar, MKI menilai terdapat tiga potensi sumber energi yang bisa digarap dalam masa transisi ke energi masa depan atau EBT. Selain energi surya, energi panas bumi dan air menjadi peluang besar untuk mewujudkan energi yang ramah lingkungan.

"Tiga potensi itu, panas bumi, energi surya, dan energi air merupakan modal sumber daya yang dimiliki Sumatera Barat untuk berkontribusi pencapaian EBT," ujar Insannul.

Sebelumnya, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumbar Herry Martinus mengatakan daerah ini akan terus memaksimalkan implementasi penggunaan atau penerapan EBT di berbagai sektor hingga 2025.

Herry menyebutkan per Desember 2022 implementasi EBT di Sumbar, yakni 29 persen. Capaian itu akan terus dimaksimalkan hingga mencapai target 40 persen pada 2025 sesuai yang dituangkan dalam rencana umum energi nasional (RUEN).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.